Menu ✖

Mode Gelap

Kesehatan · 26 Okt 2025 18:31 WITA ·

Hestiwati Nanga Resmi Pimpin PMI Parigi Moutong

badge-check

Redaksi


 Ketua PMI Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, bersama jajaran pengurus baru periode 2025–2030 usai pelantikan di Kantor Bupati Parigi Moutong, Minggu (26/10/2025). Foto: Mukti Perbesar

Ketua PMI Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, bersama jajaran pengurus baru periode 2025–2030 usai pelantikan di Kantor Bupati Parigi Moutong, Minggu (26/10/2025). Foto: Mukti

Hestiwati Nanga resmi memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Parigi Moutong periode 2025–2030. Ia menegaskan komitmennya memperkuat aksi kemanusiaan, terutama di bidang pelayanan darah dan penanggulangan bencana.

“PMI harus memperbanyak relawan dan meningkatkan stok darah,” kata Hestiwati Nanga usai pelantikan, Minggu (26/10).

Dari target 9.000 kantong per tahun, baru 800 kantong yang terpenuhi. Ia menilai kondisi itu menjadi tantangan besar bagi pengurus baru PMI Parigi Moutong.

Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Parigi Moutong digelar di Kantor Bupati Parigi Moutong.

Sekretaris PMI Sulawesi Tengah, Sukri, membacakan surat keputusan. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua PMI Provinsi, Hidayat Lamakarate.

Kepemimpinan Hestiwati Nanga merupakan hasil Musyawarah Kabupaten ke-V PMI Parigi Moutong pada Agustus 2025. Ia terpilih secara aklamasi untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Dalam arah kebijakannya, Hestiwati Nanga menyoroti pentingnya pembangunan Unit Donor Darah (UDD). Rencana ini masih dalam tahap perencanaan dan membutuhkan dukungan penuh pemerintah daerah.

“Keberadaan UDD penting agar pelayanan donor darah dapat dilakukan secara mandiri di Parigi Moutong,” ujarnya.

Ketua PMI Sulawesi Tengah, Hidayat Lamakarate, mengapresiasi semangat pengurus baru.

Ia menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor demi memperkuat layanan kemanusiaan.

“Ketersediaan darah bukan tanggung jawab PMI saja, tapi juga masyarakat,” katanya.

Kegiatan pelantikan ditutup dengan pembukaan Musyawarah Kerja PMI Parigi Moutong oleh Asisten Pemerintahan, Hukum, dan Politik Sekretariat Daerah, Ir. Lewis.

Ia juga menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara PMI dan Pemerintah Daerah terkait pelaksanaan donor darah.

Dengan semangat baru, Hestiwati Nanga menatap masa bakti 2025–2030 untuk memperkuat relawan, meningkatkan kemandirian layanan darah, dan memperluas aksi kemanusiaan di Bumi Parigata.

AR

 

Artikel ini telah dibaca 96 kali

Baca Lainnya

Dokter Spesialis Anak Mulai Bertugas di RSUD Buluye Napoa’e Moutong pada Oktober

30 September 2026 - 20:20 WITA

Cegah Stunting, Wagub Reny Ingatkan Risiko Jarak Kehamilan Terlalu Dekat

30 September 2026 - 12:23 WITA

Suasana Intensifikasi Pelayanan KB Wilayah Khusus di Donggala

HUT ke-48 Kota Palu, Pemkot Gelar Operasi Gratis Celah Bibir dan Langit-langit

25 September 2026 - 18:35 WITA

Pelayanan bakti sosial operasi gratis di RSUD Anutapura Palu

Pemprov Sulteng Siapkan Rp 121 Miliar untuk Kepesertaan BPJS Kesehatan

21 September 2026 - 18:35 WITA

BPJS Kesehatan Sulteng Berani Sehat

Palu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Penyakit Infeksi Emerging

26 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Suasana perawatan pasien di rumah sakit dengan tenaga kesehatan dan perangkat infus

Cegah Stunting Sejak Pra Nikah, Wagub Sulteng Tekankan Peran Strategis PKK

6 Agustus 2026 - 18:06 WITA

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido menyampaikan sambutan pada kegiatan sosialisasi pencegahan perkawinan usia anak dan pencegahan stunting di Aula Bapenda Provinsi Sulawesi Tengah.
Trending di Kesehatan