Menu ✖

Mode Gelap

Sulawesi Tengah · 3 Mei 2023 18:32 WITA ·

Pemkot Palu Canangkan Tiap Kelurahan Ada Grand House

badge-check

Redaksi


 Deretan melon siap panen di Ponpes Ta'mirul Islam, Solo. FOTO: Fernando Fitusia Perbesar

Deretan melon siap panen di Ponpes Ta'mirul Islam, Solo. FOTO: Fernando Fitusia

Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu mencanangkan setiap kelurahan akan dibangunkan green house.

Konsep tersebut dinilai lebih meyakinkan, karena dalam kondisi cuaca ekstrim sekalipun, tanaman hidroponik masih tetap dapat bertahan hidup.

Selain itu, dengan adanya green house di setiap kelurahan juga sebagai upaya  menurunkan inflasi daerah.

“Dengan memanfaatkan lahan terbatas yang ada, masyarakat dapat menanam sebagai kebutuhan pokok seperti tomat, lombok, bawang merah, dan lain-lainnya,” ujar Hadianto Rasyid, Rabu 3 Mei 2023.

Lanjut  Hadianto, green house juga sebagai upaya intervensi dalam menurunkan angka stunting. Dikarenakan dengan hadirnya hidroponik, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan akan sayuran sehat untuk dikonsumsi.

Untuk diketahui, nantinya Pemerintah Kota Palu akan memberdayakan kelompok Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Palu untuk pengelolaannya mulai dari penanaman, pemeliharaan, hingga  pemanenan hasil.

“Sedianya, para pengelola akan dibekali pelatihan terlebih dahulu hingga mahir dan siap saat greenhouse telah dibangun nantinya,” beber Hadianto Rasyid.

“Bagaimana ini kita dorong setiap kelurahannya itu punya hidroponik dan greenhouse,” tambahnya.

Olehnya Hadianto menginstruksikan, agar konsep ini dirancang dengan matang, untuk menganalisa permasalahan yang akan timbul.

Sehingga dapat menghadirkan upaya intervensi dari kebutuhan pokok masyarakat yang ada.

“Misalnya dari lahan 5×10 itu menghasilkan apa, komoditas apa, kita harus menganalisa, sehingga kita tau kebutuhan pokok mana yang bisa kita intervensi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Hidroponik Kota Palu Ipang mengakui, bahwa hidroponik sangatlah cocok dalam menghadapi tantangan cuaca.

Menurutnya, bahkan aktivitas pertanian dapat dilakukan sepanjang tahun melalui konsep green house.

“Karena dengan pertanian modern kita bisa bertani di cuaca apapun, apalagi sekarang sedang cuaca ekstrem, dengan bertani di green house kita tidak perlu takut dengan cuaca karena kita bisa menanam sepanjang tahun,” paparnya.

Lebih lanjut, Ia juga mengatakan, pihaknya akan segera melakukan survey terhadap kebutuhan pokok masyarakat untuk mengetahui sejauh mana upaya intervensi yang dapat dilakukan nantinya.

“Kami masih akan melakukan survey jumlah kebutuhan pokok masyarakat, nah dari situ kita bisa lihat berapa persen yang akan kita intervensi untuk budidaya tanaman hidroponiknya,” bebernya.

Artikel ini telah dibaca 254 kali

Baca Lainnya

Harhubnas ke-55, Pemprov Sulteng Luncurkan Lintasan Berani

1 Oktober 2026 - 16:12 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid berbincang dengan warga saat peringatan Harhubnas 2026

Resmikan Jembatan Berani, Anwar Hafid: Pendidikan Jadi Kunci Mengubah Kehidupan

1 Oktober 2026 - 13:04 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meresmikan Jembatan Berani di Kabupaten Banggai

Dokter Spesialis Anak Mulai Bertugas di RSUD Buluye Napoa’e Moutong pada Oktober

30 September 2026 - 20:20 WITA

Kejar Modernisasi Pertanian, Gubernur Anwar Hafid Siapkan Brigade Alsintan untuk Petani Sulteng

30 September 2026 - 16:17 WITA

Kejar Modernisasi Pertanian, Gubernur Anwar Hafid Siapkan Brigade Alsintan untuk Petani Sulteng

Bupati Erwin Burase Minta Limbah Tambang Emas Tidak Dibuang ke Sungai

30 September 2026 - 12:37 WITA

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase

Cegah Stunting, Wagub Reny Ingatkan Risiko Jarak Kehamilan Terlalu Dekat

30 September 2026 - 12:23 WITA

Suasana Intensifikasi Pelayanan KB Wilayah Khusus di Donggala
Trending di Kesehatan