Menu ✖

Mode Gelap

Bisnis · 1 Okt 2026 13:04 WITA ·

Resmikan Jembatan Berani, Anwar Hafid: Pendidikan Jadi Kunci Mengubah Kehidupan

badge-check

Redaksi


 Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama sejumlah pejabat saat peresmian Jembatan Berani di Desa Masungkang, Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai, Rabu (30/9/2026). Foto: Pemprov Sulteng Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama sejumlah pejabat saat peresmian Jembatan Berani di Desa Masungkang, Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai, Rabu (30/9/2026). Foto: Pemprov Sulteng

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menilai pendidikan menjadi salah satu kunci penting untuk membuka akses kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Anwar saat meresmikan Jembatan Berani di Desa Masungkang, Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai, Rabu (30/9/2026). Ia mengatakan pembangunan jembatan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga memastikan anak-anak dapat menuju sekolah dengan lebih aman dan lancar.

“Kalau anak sekolah terganggu, apapun akan saya lakukan. Karena bagi saya, untuk mengubah masyarakat Sulawesi Tengah, kuncinya cuma satu: sekolah,” tegas Anwar.

Jembatan Berani dibangun sekitar 10 bulan dengan dukungan Tim Vertical Rescue Indonesia. Jembatan tersebut masih bersifat sementara dan dibangun untuk mengatasi kendala akses anak-anak sekolah yang sebelumnya harus menyeberangi sungai.

Anwar mengatakan jembatan itu akan diperkuat dan diperlebar agar dapat digunakan masyarakat dengan lebih aman, termasuk mendukung mobilitas kendaraan roda dua.

“Ini akan kita tambah supaya lebih besar dan lebih kuat, sehingga bisa bertahan lebih lama sampai nanti ada jembatan yang permanen,” ujarnya.

Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 81 meter dan menghubungkan Desa Masungkang dengan Desa Ondo-Ondolu. Kehadirannya juga menjadi akses bagi aktivitas warga di kedua wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar menceritakan pengalaman hidupnya yang berasal dari keluarga sederhana. Menurut dia, kondisi ekonomi keluarga tidak menjadi alasan untuk mengabaikan pendidikan anak.

“Jangan lihat saya sekarang jadi gubernur. Orang tua saya dulu susah. Tetapi orang tua saya selalu mengatakan, biar saya susah, jadi buruh, jadi petani, jadi apa saja, yang penting anak saya sekolah,” tuturnya.

Anwar juga menyampaikan program Berani Cerdas sebagai salah satu upaya pemerintah daerah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Sulawesi Tengah.

Ia meminta masyarakat menyampaikan informasi mengenai anak-anak asal Sulawesi Tengah yang sedang menempuh pendidikan tinggi di luar daerah agar dapat didata dan memperoleh akses terhadap program tersebut.

“Kalau ada anak-anak yang kuliah di mana saja, di Jawa, Bali, atau di tempat lain, tolong sampaikan kepada kami. Kita data agar bisa mendapatkan Berani Cerdas,” ujarnya.

Program Berani Cerdas merupakan salah satu program pendidikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang diarahkan untuk memperluas akses pendidikan tinggi.

Anwar mengatakan keberadaan Jembatan Berani diharapkan memberikan dampak terhadap mobilitas masyarakat Desa Masungkang dan wilayah sekitarnya.

“Jembatan bukan sekadar bentangan konstruksi. Jembatan adalah penghubung aktivitas masyarakat, penggerak perekonomian, sekaligus pembuka akses terhadap berbagai pelayanan dasar,” jelasnya.

Usai peresmian, Anwar berdialog dengan masyarakat Desa Masungkang untuk mendengar berbagai keluhan, kebutuhan, dan harapan warga terhadap dukungan pemerintah.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan paket sembako kepada masyarakat Desa Masungkang. Sebanyak 400 paket sembako disalurkan kepada warga dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Turut hadir Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido, Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Moh. Ramli Tongko, unsur Forkopimda Kabupaten Banggai, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, serta kepala perangkat daerah terkait.

ADV-PPID

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Dokter Spesialis Anak Mulai Bertugas di RSUD Buluye Napoa’e Moutong pada Oktober

30 September 2026 - 20:20 WITA

Bupati Erwin Burase Minta Limbah Tambang Emas Tidak Dibuang ke Sungai

30 September 2026 - 12:37 WITA

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase

Cegah Stunting, Wagub Reny Ingatkan Risiko Jarak Kehamilan Terlalu Dekat

30 September 2026 - 12:23 WITA

Suasana Intensifikasi Pelayanan KB Wilayah Khusus di Donggala

Anwar Hafid Dorong 1.000 Pelaku Usaha Sulteng Tembus Pasar Global

29 September 2026 - 10:24 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan sambutan pada Deklarasi Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor

Gubernur Anwar Hafid Bidik 20.000 Rumah di Sulteng pada 2027

29 September 2026 - 09:40 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan arahan tentang Program Tiga Juta Rumah

8 Tahun Bencana Palu, Hadianto Rasyid: Doakan Korban, Jadikan Bencana sebagai Refleksi

29 September 2026 - 08:39 WITA

Wali Kota Palu bersama jajaran berziarah di lokasi makam korban bencana Palu
Trending di Sulawesi Tengah