Menu

Mode Gelap

Bisnis · 7 Agu 2026 10:47 WITA ·

Sulteng Kini Punya Jalur Udara Internasional Langsung ke Guangzhou

badge-check

Redaksi


 Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menerima miniatur pesawat dari Wakil Direktur Utama PT Garuda Indonesia Thomas Sugiarto Oentoro usai peresmian penerbangan internasional perdana rute Palu–Guangzhou di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Palu, Kamis (6/8/2026). Penerbangan ini menjadi langkah awal penguatan konektivitas internasional Sulawesi Tengah. Foto: Dok. Tim Media Gubernur Sulteng Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menerima miniatur pesawat dari Wakil Direktur Utama PT Garuda Indonesia Thomas Sugiarto Oentoro usai peresmian penerbangan internasional perdana rute Palu–Guangzhou di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Palu, Kamis (6/8/2026). Penerbangan ini menjadi langkah awal penguatan konektivitas internasional Sulawesi Tengah. Foto: Dok. Tim Media Gubernur Sulteng

Sulawesi Tengah resmi membuka akses penerbangan internasional langsung. Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meresmikan penerbangan perdana (Inaugural Charter Flight) rute Palu–Guangzhou, Republik Rakyat Tiongkok, yang dioperasikan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Kamis, 6 Agustus 2026.

Penerbangan ini menjadi tonggak penting bagi Sulawesi Tengah setelah Bandara Mutiara SIS Al-Jufri kembali berstatus bandara internasional.

Kehadiran rute langsung ke Guangzhou diharapkan memperkuat konektivitas global sekaligus membuka peluang investasi, perdagangan, pariwisata, dan kerja sama ekonomi dengan Tiongkok.

“Ini adalah sejarah baru bagi Sulawesi Tengah. Penantian panjang masyarakat akhirnya terjawab. Melalui kerja sama semua pihak, malam ini kita berhasil membuka penerbangan internasional pertama dari Palu,” kata Anwar Hafid.

Acara peresmian dihadiri Wakil Direktur Utama PT Garuda Indonesia Thomas Sugiarto Oentoro, jajaran Kementerian Perhubungan, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido, Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah, Forkopimda, serta pelaku usaha.

Dorong Investasi dan Perdagangan

Menurut Anwar, penerbangan langsung Palu–Guangzhou bukan sekadar menambah rute penerbangan. Jalur ini akan memangkas waktu perjalanan, memperlancar mobilitas pelaku usaha, serta memperluas akses pasar internasional bagi produk unggulan Sulawesi Tengah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga telah menjalin kerja sama Sister Province dengan Provinsi Hainan dan Sichuan di Tiongkok. Kerja sama tersebut diharapkan semakin berkembang dengan adanya konektivitas udara langsung.

“Kami ingin dunia mengenal Sulawesi Tengah, bukan hanya karena industrinya, tetapi juga karena pariwisata, budaya, dan warisan sejarahnya,” ujar Anwar.

Garuda Indonesia Lihat Potensi Besar Sulawesi Tengah

Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Sugiarto Oentoro mengatakan Guangzhou merupakan salah satu pusat perdagangan, industri, dan logistik terbesar di Asia. Karena itu, pembukaan rute langsung dinilai memiliki prospek ekonomi yang besar.

“Rute ini bukan sekadar menambah jaringan penerbangan Garuda Indonesia. Kami ingin menghadirkan konektivitas yang membuka peluang ekonomi baru dan memperkuat daya saing daerah,” katanya.

Menurut Thomas, penerbangan charter ini menjadi bagian dari strategi Garuda Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan konektivitas antardaerah dan pasar internasional.

Siapkan Rute Baru ke Malaysia dan India
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan pembukaan rute internasional tidak berhenti di Guangzhou.

Dalam waktu dekat, China Southern Airlines dijadwalkan melayani penerbangan langsung Guangzhou–Palu. Pemerintah daerah juga menjajaki pembukaan rute menuju Malaysia dan India.

Di sisi lain, pengembangan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri terus dipercepat, termasuk rencana perluasan landasan pacu agar dapat melayani pesawat berbadan lebar dan mendukung embarkasi haji di masa mendatang.

Anwar optimistis pembukaan jalur udara internasional akan meningkatkan investasi, memperluas pasar ekspor, mendatangkan lebih banyak wisatawan, sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Tengah sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia.

“Kami berharap frekuensi penerbangan terus bertambah, investasi meningkat, wisatawan semakin banyak datang, dan Sulawesi Tengah semakin dikenal dunia,” ujarnya.

ADV

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Produksi Emas 100 Gram Dikenai Iuran Rp 20,1 Juta di Sulawesi Tengah

9 September 2026 - 09:38 WITA

emas batangan hasil tambang rakyat

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

7 September 2026 - 18:37 WITA

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

Dubes Jerman Ralf Beste Tiba di Palu, Disambut Gubernur Anwar Hafid

26 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Gubernur Anwar Hafid berdialog dengan Duta Besar Jerman Ralf Beste di Palu

Gubernur Anwar Hafid Letakkan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Buol

25 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Gubernur Anwar Hafid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Buol.

Anwar Hafid: Bahlil Janjikan Revisi Kepmen ESDM 157, Sulteng Minta Porsi DBH Lebih Adil

20 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bertemu Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas revisi Kepmen ESDM 157.

Inflasi Palu 2,96 Persen, Pemkot Perkuat Pengendalian Harga dan Digitalisasi UMKM

20 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin mengikuti High Level Meeting TPID Kota Palu.
Trending di Bisnis