Menu ✖

Mode Gelap

Bisnis · 25 Agu 2026 17:22 WITA ·

Gubernur Anwar Hafid Letakkan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Buol

badge-check

Redaksi


 Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Tamit, Kabupaten Buol. Foto: Pemprov Sulteng Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Tamit, Kabupaten Buol. Foto: Pemprov Sulteng

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meletakkan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Tamit, Kecamatan Bunobogu, Kabupaten Buol, Selasa, 25 Agustus 2026.

Program tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pembangunan kawasan permukiman dan fasilitas pendukung aktivitas nelayan yang terintegrasi.

Anwar berharap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Buol dapat dikerjakan dengan cepat dan tepat waktu. Ia juga berharap kawasan tersebut menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi Presiden Prabowo Subianto dalam agenda peresmian program Kampung Nelayan secara nasional.

“Kalau bisa dikerjakan bagus-bagus, cepat, tepat, dan bagus. Kita berharap nanti menjadi salah satu kunjungan Bapak Presiden pada peresmian Kampung Nelayan di seluruh Indonesia,” kata Anwar.

Menurut Anwar, program Kampung Nelayan Merah Putih dirancang untuk menjawab persoalan yang selama ini dihadapi nelayan. Di antaranya keterbatasan akses bahan bakar, ketersediaan es untuk menyimpan hasil tangkapan, hingga pemasaran ikan.

Karena itu, kawasan tersebut diharapkan dilengkapi fasilitas yang saling terhubung, termasuk dermaga dan sarana pendukung aktivitas perikanan.

“Maunya Presiden, nelayan tidak lagi mengalami kesulitan seperti dulu. Mau membeli BBM susah, menangkap banyak ikan tetapi sulit mendapatkan es, dan pemasarannya juga susah. Karena itu lahirlah program Kampung Nelayan supaya semuanya terintegrasi,” ujarnya.

Dorong program pusat masuk ke daerah

Anwar mengatakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan terus mendorong program prioritas pemerintah pusat agar hadir di daerah. Menurut dia, kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten diperlukan agar pembangunan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Selain sektor pesisir, Anwar menyinggung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Buol. Peningkatan akses jalan dinilai penting untuk membuka keterisolasian wilayah dan memperkuat konektivitas Buol dengan daerah lain.

“Jangan sampai ada yang bilang Pak Gubernur lupa Buol. Saya tidak lupa Buol. Buol telah memberikan saya yang terbaik, sehingga saya tidak akan pernah lupa,” kata Anwar.

Menurut dia, pembangunan jalan tidak hanya berkaitan dengan konektivitas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempercepat pergerakan ekonomi masyarakat. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan terus mendorong penyelesaian ruas jalan provinsi yang menjadi kewenangannya.

Anwar juga menekankan pentingnya keberlanjutan pelayanan dasar, terutama pendidikan dan kesehatan. Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Buol dalam mempertahankan pelayanan kesehatan melalui sinergi dengan pemerintah provinsi.

“Tujuan semua sama, rakyat harus cepat sejahtera,” ujarnya.

Peletakan batu pertama menandai dimulainya pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Tamit. Anwar berharap pembangunan segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Insyaallah dalam waktu yang tidak lama akan segera selesai sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur. Kawasan tersebut ditargetkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, memperkuat sektor perikanan, membuka peluang usaha, dan meningkatkan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Buol Risharyudi Triwibowo, Wakil Bupati Buol Moh. Nasir Dj. Daimaroto, Ketua DPRD Buol, Forkopimda, Sekretaris Daerah Buol, jajaran perangkat daerah Provinsi Sulawesi Tengah dan Kabupaten Buol, pimpinan instansi vertikal, camat, kepala desa, BPD, LPM, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta para nelayan.

ADV-PPID

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Kawasan Transmigrasi Bahari Tomini Raya Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Parigi Moutong

6 Oktober 2026 - 22:15 WITA

Kawasan transmigrasi bahari Tomini raya

Wagub Reny: Setiap Rupiah APBD 2027 Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat

6 Oktober 2026 - 21:29 WITA

DJPb Sulteng Siapkan Dashboard Fiskal untuk Pantau Anggaran Pemkot Palu

5 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Audiensi Pemkot Palu dan Kanwil DJPb Sulawesi Tengah membahas percepatan program dan pengelolaan anggaran

HUT ke-81 TNI, Anwar Hafid Apresiasi Peran Prajurit hingga Pelosok Sulteng

5 Oktober 2026 - 13:53 WITA

Reny Tegaskan Kebudayaan Sulteng Tidak Akan Digabung dengan Pariwisata

5 Oktober 2026 - 12:26 WITA

Dialog dengan Warga Wombo Kalonggo, Anwar Hafid Serahkan 1.500 Paket Sembako

5 Oktober 2026 - 12:14 WITA

Trending di Sulawesi Tengah