Menu

Mode Gelap

Bisnis · 20 Jun 2026 20:29 WITA ·

Petani hingga Nelayan Mulai Rasakan Program Gerbang Desa

badge-check

Redaksi


 Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, memegang padi saat berada di area persawahan sebagai simbol komitmen menjaga ketahanan pangan dan menolak aktivitas tambang ilegal di wilayahnya. Foto: Istimewa Perbesar

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, memegang padi saat berada di area persawahan sebagai simbol komitmen menjaga ketahanan pangan dan menolak aktivitas tambang ilegal di wilayahnya. Foto: Istimewa

Program Gerakan Membangun dari Desa (Gerbang Desa) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mulai dirasakan masyarakat di berbagai sektor. Penguatan pertanian, perikanan dan kelautan menjadi fokus utama karena sebagian besar masyarakat menggantungkan penghidupan dari sektor tersebut.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengatakan pemerintahan Bupati Erwin Burase dan Wakil Bupati Abdul Sahid berupaya merealisasikan komitmen pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat desa.

“Pak Bupati Erwin Burase dan Wakil Bupati Abdul Sahid menempatkan pertanian dan perikanan sebagai sektor strategis. Dalam satu tahun ini, berbagai program yang menjadi bagian dari Gerbang Desa mulai dirasakan masyarakat,” kata Irwan.

Di sektor pertanian, pemerintah daerah menyalurkan 28.209 ton pupuk bersubsidi ke 19 kecamatan dengan nilai Rp51,49 miliar. Pemerintah juga memperkuat produksi melalui bantuan benih padi, jagung, alat dan mesin pertanian, hingga pembangunan jalan usaha tani dan rehabilitasi jaringan irigasi.

Selain itu, pengembangan komoditas unggulan seperti kakao, kelapa dan durian terus dilakukan sebagai upaya meningkatkan pendapatan masyarakat berbasis potensi desa.

Sementara di sektor peternakan, program inseminasi buatan telah menjangkau ribuan peternak. Bantuan bibit ternak dan layanan kesehatan hewan juga diperluas untuk mendukung peningkatan populasi ternak masyarakat.

Pada sektor perikanan, pemerintah daerah memberikan bantuan mesin katinting, perahu fiber, termos ikan serta berbagai sarana produksi lainnya untuk mendukung aktivitas nelayan.

Dukungan dari pemerintah pusat juga berhasil dihadirkan melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Bolano Tengah, Kecamatan Bolano, dengan anggaran Rp22 miliar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Menurut Irwan, berbagai program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah memperkuat ekonomi masyarakat yang dimulai dari desa.

“Gerbang Desa bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi bagaimana masyarakat desa memperoleh manfaat ekonomi yang nyata. Petani dan nelayan adalah tulang punggung ekonomi daerah yang harus terus diperkuat,” ujarnya.

Ia mengatakan, keberhasilan pembangunan daerah tidak terlepas dari peningkatan kesejahteraan masyarakat yang bekerja di sektor pertanian dan perikanan.

“Semangat Gerbang Desa adalah memastikan pembangunan dimulai dari bawah, dari desa, dari masyarakat yang menjadi penggerak utama ekonomi Parigi Moutong,” kata Irwan.

ADV-PPID

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Produksi Emas 100 Gram Dikenai Iuran Rp 20,1 Juta di Sulawesi Tengah

9 September 2026 - 09:38 WITA

emas batangan hasil tambang rakyat

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

7 September 2026 - 18:37 WITA

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

Dubes Jerman Ralf Beste Tiba di Palu, Disambut Gubernur Anwar Hafid

26 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Gubernur Anwar Hafid berdialog dengan Duta Besar Jerman Ralf Beste di Palu

Gubernur Anwar Hafid Letakkan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Buol

25 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Gubernur Anwar Hafid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Buol.

Anwar Hafid: Bahlil Janjikan Revisi Kepmen ESDM 157, Sulteng Minta Porsi DBH Lebih Adil

20 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bertemu Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas revisi Kepmen ESDM 157.

Inflasi Palu 2,96 Persen, Pemkot Perkuat Pengendalian Harga dan Digitalisasi UMKM

20 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin mengikuti High Level Meeting TPID Kota Palu.
Trending di Bisnis