Menu

Mode Gelap

Bisnis · 19 Jun 2026 22:08 WITA ·

Pemerintah Salurkan 28 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi di Parigi Moutong

badge-check

Redaksi


 Pupuk Subsidi. Foto: Dok. Pupuk Indonesia Perbesar

Pupuk Subsidi. Foto: Dok. Pupuk Indonesia

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat sektor pertanian melalui penyaluran 28.209,76 ton pupuk bersubsidi yang menjangkau 19 kecamatan sepanjang 2025. Program tersebut menjadi bagian dari Gerakan Membangun dari Desa (Gerbang Desa) untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengatakan sektor pertanian masih menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah karena menjadi sumber penghidupan sebagian besar masyarakat.

“Melalui dukungan APBN dan APBD, pemerintah terus memperkuat kebutuhan petani, mulai dari pupuk bersubsidi, benih, hingga alat dan mesin pertanian. Tujuannya agar produktivitas pertanian meningkat dan kesejahteraan masyarakat dapat terus tumbuh,” kata Irwan kepada PaluPoso.id, Jumat 19 Juni 2026.

Ia menjelaskan, sepanjang Juni hingga Desember 2025 sektor pertanian memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp92,76 miliar.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 28.209,76 ton pupuk bersubsidi disalurkan dengan nilai Rp51,49 miliar. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan pupuk non-subsidi dan pestisida dengan total nilai Rp9,68 miliar.

Peningkatan produktivitas pertanian turut didukung melalui penyaluran 335 unit alat dan mesin pertanian pra panen kepada kelompok tani dan brigade dinas dengan anggaran Rp10,86 miliar.

Menurut Irwan, pembangunan sektor pertanian tidak hanya difokuskan pada peningkatan produksi, tetapi juga penguatan infrastruktur pendukung seperti jalan usaha tani dan rehabilitasi jaringan irigasi.

“Gerbang Desa diarahkan untuk memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat sampai ke desa-desa. Karena pertanian merupakan tulang punggung ekonomi daerah, maka dukungan terhadap petani akan terus diperkuat,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong pengembangan komoditas unggulan seperti padi, jagung, kakao, dan durian sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah sektor pertanian di Kabupaten Parigi Moutong.

ADV-PPID

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Produksi Emas 100 Gram Dikenai Iuran Rp 20,1 Juta di Sulawesi Tengah

9 September 2026 - 09:38 WITA

emas batangan hasil tambang rakyat

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

7 September 2026 - 18:37 WITA

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

Dubes Jerman Ralf Beste Tiba di Palu, Disambut Gubernur Anwar Hafid

26 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Gubernur Anwar Hafid berdialog dengan Duta Besar Jerman Ralf Beste di Palu

Gubernur Anwar Hafid Letakkan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Buol

25 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Gubernur Anwar Hafid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Buol.

Anwar Hafid: Bahlil Janjikan Revisi Kepmen ESDM 157, Sulteng Minta Porsi DBH Lebih Adil

20 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bertemu Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas revisi Kepmen ESDM 157.

Inflasi Palu 2,96 Persen, Pemkot Perkuat Pengendalian Harga dan Digitalisasi UMKM

20 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin mengikuti High Level Meeting TPID Kota Palu.
Trending di Bisnis