Menu

Mode Gelap

Bisnis · 23 Jun 2026 02:45 WITA ·

Kelompok Perempuan Pesisir Dilatih Mengolah Hasil Perikanan

badge-check

Redaksi


 Ilustrasi Kelompok Perempuan Pesisir Dilatih Mengolah Hasil Perikanan. Foto: PPID/AI Perbesar

Ilustrasi Kelompok Perempuan Pesisir Dilatih Mengolah Hasil Perikanan. Foto: PPID/AI

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mendorong peningkatan nilai tambah hasil perikanan melalui pemberdayaan kelompok perempuan pesisir. Sepanjang 2025, pelatihan pengolahan hasil perikanan dilaksanakan dengan dukungan anggaran Rp111 juta.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengatakan penguatan ekonomi keluarga menjadi salah satu fokus program Gerakan Membangun dari Desa (Gerbang Desa), termasuk melalui pemberdayaan perempuan di wilayah pesisir.

“Pak Bupati Erwin Burase bersama Wakil Bupati Abdul Sahid terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Salah satunya melalui pelatihan pengolahan hasil perikanan agar produk yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” kata Irwan.

Menurut dia, pelatihan tersebut menyasar kelompok perempuan pesisir yang selama ini berperan penting dalam mendukung perekonomian keluarga nelayan.

Selain meningkatkan keterampilan pengolahan hasil laut, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat usaha rumah tangga berbasis perikanan sehingga mampu memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat.

Irwan mengatakan pengembangan usaha berbasis hasil perikanan memiliki prospek yang cukup besar karena ditunjang potensi sumber daya kelautan yang melimpah di Kabupaten Parigi Moutong.

“Gerbang Desa tidak hanya memperkuat sektor produksi, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu mengembangkan produk yang bernilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat melahirkan pelaku usaha baru dari kalangan perempuan pesisir dan memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

“Pemerintah daerah ingin manfaat sektor perikanan tidak hanya dirasakan nelayan, tetapi juga keluarga mereka melalui pengembangan usaha olahan hasil laut,” kata Irwan.

ADV-PPID

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Produksi Emas 100 Gram Dikenai Iuran Rp 20,1 Juta di Sulawesi Tengah

9 September 2026 - 09:38 WITA

emas batangan hasil tambang rakyat

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

7 September 2026 - 18:37 WITA

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

Dubes Jerman Ralf Beste Tiba di Palu, Disambut Gubernur Anwar Hafid

26 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Gubernur Anwar Hafid berdialog dengan Duta Besar Jerman Ralf Beste di Palu

Gubernur Anwar Hafid Letakkan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Buol

25 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Gubernur Anwar Hafid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Buol.

Anwar Hafid: Bahlil Janjikan Revisi Kepmen ESDM 157, Sulteng Minta Porsi DBH Lebih Adil

20 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bertemu Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas revisi Kepmen ESDM 157.

Inflasi Palu 2,96 Persen, Pemkot Perkuat Pengendalian Harga dan Digitalisasi UMKM

20 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin mengikuti High Level Meeting TPID Kota Palu.
Trending di Bisnis