Menu

Mode Gelap

Bisnis · 12 Jan 2026 16:32 WITA ·

Imelda Dorong Petani Palu Ikut CFD Program Jamila

badge-check

Redaksi


 Petani Kelurahan Petobo menanam bawang merah varietas Tajuk di lahan hortikultura sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan Kota Palu, Senin (12/1/2026). Foto: Pemkot Palu Perbesar

Petani Kelurahan Petobo menanam bawang merah varietas Tajuk di lahan hortikultura sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan Kota Palu, Senin (12/1/2026). Foto: Pemkot Palu

Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, melakukan penanaman bawang merah secara simbolis di lahan pertanian milik warga Kelurahan Petobo, Senin (12/1/2026) pagi. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Nambo dan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Palu memperkuat sektor pertanian hortikultura.

Penanaman dilakukan di lahan milik petani Suwandi, yang selama ini aktif mengelola pertanian bersama Kelompok Tani Mandiri Petobo. Pemerintah Kota Palu menilai kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sentra hortikultura.

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Imelda menyampaikan apresiasi atas terbangunnya komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan kelompok tani setempat.

Ia menyebutkan, Kelurahan Petobo memiliki sekitar 20 hektare lahan potensial yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai komoditas hortikultura, termasuk bawang merah.

“Alhamdulillah, komunikasi antara Pemerintah Kota Palu dan kelompok tani di Petobo berjalan sangat baik. Di wilayah ini terdapat lahan yang cukup luas dan bisa dimanfaatkan secara optimal, apalagi petani juga saling memberdayakan satu sama lain,” ujar Imelda.

Imelda berharap pengelolaan lahan tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan agar kebutuhan bawang merah di Kota Palu dapat dipenuhi dari produksi lokal. Selama ini, pasokan bawang merah masih banyak bergantung dari luar daerah.

Menurutnya, produktivitas bawang merah cukup tinggi, dengan potensi hasil panen mencapai 10 hingga 15 ton per hektare. Jika beberapa hektare lahan ditanami, kebutuhan bawang merah Kota Palu dinilai dapat terpenuhi secara mandiri.

Langkah ini, kata Imelda, menjadi sangat strategis menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri, di mana permintaan bahan pokok cenderung meningkat dan berpotensi memicu kenaikan harga.

“Kalau produksi dari dalam daerah kuat, harga bisa kita kendalikan, terutama menjelang puasa dan lebaran,” jelasnya.

Selain mendorong produksi, Wakil Wali Kota Palu juga mengajak petani untuk berpartisipasi dalam Car Free Day (CFD) melalui program Jamila (Belanja Minggu Tekan Inflasi). Program ini membuka ruang bagi petani menjual langsung hasil pertanian kepada masyarakat dengan harga terjangkau.

Imelda menyebutkan, program tersebut telah berjalan selama sekitar dua bulan dan mendapat respons positif dari masyarakat karena harga komoditas yang ditawarkan berada di bawah harga pasar.

Kegiatan penanaman bawang merah ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi di Kota Palu.

IM

Artikel ini telah dibaca 34 kali

Baca Lainnya

Dubes Jerman Ralf Beste Tiba di Palu, Disambut Gubernur Anwar Hafid

26 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Gubernur Anwar Hafid berdialog dengan Duta Besar Jerman Ralf Beste di Palu

Gubernur Anwar Hafid Letakkan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Buol

25 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Gubernur Anwar Hafid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Buol.

Anwar Hafid: Bahlil Janjikan Revisi Kepmen ESDM 157, Sulteng Minta Porsi DBH Lebih Adil

20 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bertemu Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas revisi Kepmen ESDM 157.

Inflasi Palu 2,96 Persen, Pemkot Perkuat Pengendalian Harga dan Digitalisasi UMKM

20 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin mengikuti High Level Meeting TPID Kota Palu.

Dari Sichuan ke Walatana, Gubernur Anwar Hafid Dorong Pertanian Sulteng Naik Kelas

19 Agustus 2026 - 08:13 WITA

Mesin panen memanen padi di Desa Walatana, Sigi, Sulawesi Tengah.

Sulteng Kini Punya Jalur Udara Internasional Langsung ke Guangzhou

7 Agustus 2026 - 10:47 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menerima miniatur pesawat dari Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia pada peresmian penerbangan internasional perdana rute Palu–Guangzhou di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri.
Trending di Bisnis