Menu

Mode Gelap

Bisnis · 25 Jun 2026 16:25 WITA ·

Gerakan Pangan Murah Jangkau Ribuan Warga Parigi Moutong

badge-check

Redaksi


 Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan. Foto: Istimewa Perbesar

Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan. Foto: Istimewa

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat upaya pengendalian inflasi melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di berbagai kecamatan. Program tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengatakan Gerakan Pangan Murah menjadi instrumen penting untuk menjaga stabilitas harga, terutama saat terjadi kenaikan harga bahan pokok di pasaran.

“Melalui operasi pangan murah, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Program ini juga membantu menjaga stabilitas pasokan dan mengendalikan laju inflasi daerah,” kata Irwan.

Sepanjang 2025 hingga Triwulan I 2026, pemerintah daerah secara rutin menggelar Gerakan Pangan Murah bekerja sama dengan Bulog, distributor pangan, pelaku usaha, dan instansi terkait. Berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga kebutuhan pokok lainnya dijual di bawah harga pasar.

Menurut Irwan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari implementasi Gerakan Membangun dari Desa (Gerbang Desa) yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat daya beli masyarakat.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus memantau perkembangan harga pangan agar langkah intervensi dapat dilakukan secara cepat ketika terjadi gejolak harga.

“Stabilitas harga pangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah akan terus hadir melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada warga,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap Gerakan Pangan Murah dapat menjaga inflasi tetap terkendali sekaligus memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

ADV-PPID

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Produksi Emas 100 Gram Dikenai Iuran Rp 20,1 Juta di Sulawesi Tengah

9 September 2026 - 09:38 WITA

emas batangan hasil tambang rakyat

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

7 September 2026 - 18:37 WITA

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

Dubes Jerman Ralf Beste Tiba di Palu, Disambut Gubernur Anwar Hafid

26 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Gubernur Anwar Hafid berdialog dengan Duta Besar Jerman Ralf Beste di Palu

Gubernur Anwar Hafid Letakkan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Buol

25 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Gubernur Anwar Hafid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Buol.

Anwar Hafid: Bahlil Janjikan Revisi Kepmen ESDM 157, Sulteng Minta Porsi DBH Lebih Adil

20 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bertemu Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas revisi Kepmen ESDM 157.

Inflasi Palu 2,96 Persen, Pemkot Perkuat Pengendalian Harga dan Digitalisasi UMKM

20 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin mengikuti High Level Meeting TPID Kota Palu.
Trending di Bisnis