Menu ✖

Mode Gelap

Bisnis · 15 Okt 2025 20:03 WITA ·

Bupati Erwin Burase Buka Musrenbang RPJMD Parigi Moutong 2025–2029

badge-check

Redaksi


 Bupati Erwin Burase Buka Musrenbang RPJMD Parigi Moutong 2025–2029 Perbesar

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Parigi Moutong tahun 2025–2029. Kegiatan ini digelar di Auditorium Kantor Bupati, Rabu (15/10/2025).

Dalam sambutannya, Erwin menyebut Musrenbang merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam melaksanakan amanat peraturan perundang-undangan sekaligus memperkuat substansi perencanaan pembangunan lima tahun ke depan.

“Sinergi dan sinkronisasi menjadi faktor penting bagi keberhasilan pembangunan. Tidak hanya antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat, tetapi juga dengan rencana pembangunan sektoral dan desa,” ujar Erwin.

Visi pembangunan Parigi Moutong, kata dia, dirumuskan dalam tema “Parigi Moutong Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan melalui Gerbang Desa.”

Untuk mewujudkannya, pemerintah daerah menetapkan lima misi utama:

1. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi rakyat.

2. Mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur.

3. Mengembangkan sumber daya manusia yang berdaya saing.

4. Memperkuat ketahanan ekologi berbasis sosial budaya.

5. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang berkualitas.

Lima misi itu diterjemahkan ke dalam enam program unggulan, yakni Sejahtera Bersama, Lancar Bersama, Sehat Bersama, Cerdas Bersama, Harmoni Bersama, dan Berintegritas Bersama.

Erwin juga menyoroti sejumlah kondisi aktual Parigi Moutong yang perlu menjadi perhatian dalam penyusunan RPJMD, di antaranya:

Infrastruktur masih menjadi sektor prioritas, disusul pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Dana perimbangan yang menjadi sumber utama pembiayaan daerah mengalami penurunan.

Dukungan pendanaan dari pemerintah provinsi dan pusat masih sangat dibutuhkan.

Situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif menjadi modal penting untuk pembangunan.

“Berbagai faktor tersebut tentu memengaruhi kemampuan pemerintah daerah dalam melaksanakan program yang telah direncanakan. Karena itu, masukan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar titik lemah dapat diselesaikan secara komprehensif,” kata Erwin.

Ia menutup sambutannya dengan ajakan agar seluruh pemangku kepentingan bersinergi dalam mewujudkan percepatan pembangunan daerah.

“Dengan kesungguhan dan kerja sama semua pihak, kita optimistis pembangunan Parigi Moutong dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” tutupnya.

ADV-PPID

 

Artikel ini telah dibaca 53 kali

Baca Lainnya

Pemprov Sulteng Raih Penghargaan SKK Migas atas Dukungan Investasi

30 Oktober 2026 - 08:30 WITA

Pemprov Sulteng Usulkan Perubahan Pembagian Biaya Haji 2027

21 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Jemaah haji Indonesia 2027.

DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi

21 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Kawasan Transmigrasi Bahari Tomini Raya Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Parigi Moutong

6 Oktober 2026 - 22:15 WITA

Kawasan transmigrasi bahari Tomini raya

Wagub Reny: Setiap Rupiah APBD 2027 Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat

6 Oktober 2026 - 21:29 WITA

DJPb Sulteng Siapkan Dashboard Fiskal untuk Pantau Anggaran Pemkot Palu

5 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Audiensi Pemkot Palu dan Kanwil DJPb Sulawesi Tengah membahas percepatan program dan pengelolaan anggaran
Trending di Bisnis