Menu ✖

Mode Gelap

Bisnis · 26 Nov 2025 16:35 WITA ·

Berani Sehat Dongkrak Peserta JKN, Sulteng Dekati UHC Award

badge-check

Redaksi


 Suasana pembahasan Norma Keuangan (NK) dan Rencana Kebutuhan (RK) Peserta PBPU Pemda Tahun 2026 antara Pemprov Sulteng dan BPJS Kesehatan di Cafe Foodie and Resto, Rabu (26/11). Pertemuan ini turut membahas capaian Program Berani Sehat yang mendorong peningkatan peserta JKN. Foto: Pemprov Sulteng Perbesar

Suasana pembahasan Norma Keuangan (NK) dan Rencana Kebutuhan (RK) Peserta PBPU Pemda Tahun 2026 antara Pemprov Sulteng dan BPJS Kesehatan di Cafe Foodie and Resto, Rabu (26/11). Pertemuan ini turut membahas capaian Program Berani Sehat yang mendorong peningkatan peserta JKN. Foto: Pemprov Sulteng

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah semakin dekat meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2025, yang dijadwalkan diumumkan pada awal 2026. Optimisme itu menguat setelah capaian kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melonjak tajam sepanjang 2025, berkat program Berani Sehat.

Informasi tersebut terungkap dalam pembahasan Norma Keuangan (NK) dan Rencana Kebutuhan (RK) Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemerintah Daerah tahun 2026 antara Pemprov Sulteng dan BPJS Kesehatan, yang digelar di Cafe Foodie and Resto, Rabu siang (26/11/2025).

Capaian ini disambut baik Gubernur Sulteng melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, Fahrudin.

Ia menyebut program Berani Sehat telah menunjukkan dampak besar sejak diresmikan pada HUT ke-61 Provinsi Sulteng, 13 April 2025.

Data BPJS Kesehatan menunjukkan bahwa hingga November 2025, cakupan kepesertaan aktif JKN di Sulteng telah mencapai 89,16%, jauh naik dibanding 2024 yang berada di angka 70%.

Antusiasme masyarakat dinilai menjadi faktor utama kenaikan tersebut. Tren ini diperkirakan terus meningkat hingga akhir tahun.

Berani Sehat merupakan program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng yang memudahkan warga mengakses layanan kesehatan gratis. Program ini sejalan dengan skema UHC Prioritas BPJS Kesehatan.

Melalui program ini, masyarakat hanya perlu menunjukkan KTP Sulteng untuk mendapatkan layanan di seluruh fasilitas kesehatan Indonesia yang bekerja sama dengan BPJS.

Mereka yang belum terdaftar sebagai peserta JKN atau yang kepesertaannya dibekukan karena tunggakan iuran tetap dapat berobat tanpa biaya.

“Semoga kesinambungan UHC Prioritas lewat Berani Sehat tetap terjaga selamanya,” ujar Fahrudin.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Kadis Dukcapil Sulteng, perwakilan dinas kesehatan, dinas sosial, BPKAD, serta jajaran BPJS Kesehatan.

ADV-PPID

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

Pemprov Sulteng Usulkan Perubahan Pembagian Biaya Haji 2027

21 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Jemaah haji Indonesia 2027.

DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi

21 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Kawasan Transmigrasi Bahari Tomini Raya Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Parigi Moutong

6 Oktober 2026 - 22:15 WITA

Kawasan transmigrasi bahari Tomini raya

Wagub Reny: Setiap Rupiah APBD 2027 Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat

6 Oktober 2026 - 21:29 WITA

DJPb Sulteng Siapkan Dashboard Fiskal untuk Pantau Anggaran Pemkot Palu

5 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Audiensi Pemkot Palu dan Kanwil DJPb Sulawesi Tengah membahas percepatan program dan pengelolaan anggaran

Anwar Hafid: 9 BERANI Terus Diarahkan untuk Kurangi Beban Masyarakat

5 Oktober 2026 - 11:55 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid
Trending di Bisnis