Menu

Mode Gelap

Bisnis · 14 Apr 2026 12:42 WITA ·

Akses Internet Mulai Menjangkau Desa Terpencil di Parigi Moutong

badge-check

Redaksi


 Ilustrasi perluasan akses internet di wilayah pedesaan untuk mendukung konektivitas digital masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong. Foto: Ilustrasi/AI Perbesar

Ilustrasi perluasan akses internet di wilayah pedesaan untuk mendukung konektivitas digital masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong. Foto: Ilustrasi/AI

Sejumlah desa terpencil di Kabupaten Parigi Moutong mulai masuk dalam program perluasan akses internet melalui Program Berani Berdering 2026, inisiatif Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk mengurangi wilayah blankspot dan memperkuat konektivitas digital hingga ke pelosok.

Program tersebut diluncurkan di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (13/4/2026), bersamaan dengan rangkaian peringatan HUT ke-62 Sulawesi Tengah.

Di Parigi Moutong, desa yang menjadi sasaran program antara lain Desa Matolele, Kayu Jati, Lobu Mandiri, dan Bolano Utara.

Kehadiran akses internet di wilayah tersebut diharapkan membantu mengatasi keterbatasan komunikasi yang selama ini masih dirasakan masyarakat.

Kepala Desa Persatuan Utara, Kecamatan Ongka Malino, Andi Rusdiyanto, mengatakan kebutuhan jaringan internet sudah lama menjadi harapan warga, terutama untuk mendukung pelayanan pemerintahan desa yang kini banyak dilakukan secara digital.

“Sudah sekian lama kami mengharapkan adanya bantuan internet dari pemerintah. Alhamdulillah sekarang program ini mulai berjalan,” ujarnya.

Menurut dia, selama ini masyarakat kerap mengalami kesulitan mengakses jaringan, baik untuk komunikasi sehari-hari maupun untuk kebutuhan administrasi pemerintahan.

Selain mendukung pelayanan desa, akses internet juga dinilai penting untuk membuka peluang ekonomi masyarakat, terutama dalam memperoleh informasi pasar, pendidikan, dan layanan digital lainnya.

“Sangat berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah desa masih menunggu petunjuk teknis pelaksanaan dari pemerintah provinsi, meski dukungan anggaran telah mulai disiapkan melalui APBDes.

Ke depan, pemerintah desa berharap jaringan internet tidak hanya menjangkau pusat desa, tetapi juga dapat diperluas hingga seluruh dusun agar manfaatnya dirasakan lebih merata.

Program Berani Berdering 2026 menjadi bagian dari langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mendorong pemerataan akses teknologi sebagai fondasi pembangunan daerah yang inklusif.

ADV-PPID

Artikel ini telah dibaca 67 kali

Baca Lainnya

Produksi Emas 100 Gram Dikenai Iuran Rp 20,1 Juta di Sulawesi Tengah

9 September 2026 - 09:38 WITA

emas batangan hasil tambang rakyat

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

7 September 2026 - 18:37 WITA

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

Dubes Jerman Ralf Beste Tiba di Palu, Disambut Gubernur Anwar Hafid

26 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Gubernur Anwar Hafid berdialog dengan Duta Besar Jerman Ralf Beste di Palu

Gubernur Anwar Hafid Letakkan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Buol

25 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Gubernur Anwar Hafid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Buol.

Anwar Hafid: Bahlil Janjikan Revisi Kepmen ESDM 157, Sulteng Minta Porsi DBH Lebih Adil

20 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bertemu Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas revisi Kepmen ESDM 157.

Inflasi Palu 2,96 Persen, Pemkot Perkuat Pengendalian Harga dan Digitalisasi UMKM

20 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin mengikuti High Level Meeting TPID Kota Palu.
Trending di Bisnis