Menu

Mode Gelap

Bisnis · 15 Nov 2025 13:59 WITA ·

PDRB Rendah, Parigi Moutong Dorong UMKM dan Sektor Produktif

badge-check

Redaksi


 Seorang relawan mendata barang bantuan di pusat layanan sosial. Program pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga. Ilustrasi. Foto: Dok. UMKM Indonesia Perbesar

Seorang relawan mendata barang bantuan di pusat layanan sosial. Program pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga. Ilustrasi. Foto: Dok. UMKM Indonesia

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Parigi Moutong masih menghadapi tantangan besar. PDRB Parigi Moutong per kapita tahun 2024 tercatat sebesar Rp 51,05 juta atas dasar harga berlaku dan Rp28,11 juta atas dasar harga konstan. Angka ini jauh tertinggal dari rata-rata Provinsi Sulawesi Tengah yang mencapai Rp120,75 juta. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kontribusi sektor-sektor produktif masih belum optimal dalam mendorong peningkatan pendapatan masyarakat.

Melalui Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025–2029, pemerintah menempatkan penguatan ekonomi lokal sebagai prioritas. Program strategis mencakup pemetaan potensi UMKM, penyediaan pelatihan manajemen usaha, peningkatan akses pembiayaan, serta penguatan koperasi di tingkat kecamatan. Pemerintah juga akan mendorong pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan industri pengolahan yang dinilai mampu menciptakan nilai tambah lebih besar bagi masyarakat.

Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan, menekankan perlunya mendorong lahirnya pelaku usaha baru di tingkat desa.

“Kalau UMKM kuat, ekonomi daerah ikut bergerak. Kita harus fokus pada sektor yang dekat dengan rakyat,” ujarnya saat ditemui PaluPoso.id, Jumat (14/11/2025).

Menurutnya, peningkatan kapasitas SDM menjadi kunci untuk memperbesar kontribusi ekonomi masyarakat ke dalam struktur PDRB daerah.

Program inkubator usaha, rumah kemasan, dan pengembangan pasar digital juga akan diperkuat agar produk lokal dapat bersaing di pasar regional. Selain itu, pemerintah menargetkan pembentukan klaster komoditas unggulan di seluruh kecamatan untuk memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan merata.

Irwan menambahkan bahwa keberhasilan meningkatkan PDRB per kapita bergantung pada kolaborasi lintas sektor, termasuk dunia usaha dan pemerintah desa. Dengan strategi yang jelas, Parigi Moutong diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat dalam lima tahun ke depan.

ADV-PPID

Artikel ini telah dibaca 36 kali

Baca Lainnya

Produksi Emas 100 Gram Dikenai Iuran Rp 20,1 Juta di Sulawesi Tengah

9 September 2026 - 09:38 WITA

emas batangan hasil tambang rakyat

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

7 September 2026 - 18:37 WITA

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

Dubes Jerman Ralf Beste Tiba di Palu, Disambut Gubernur Anwar Hafid

26 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Gubernur Anwar Hafid berdialog dengan Duta Besar Jerman Ralf Beste di Palu

Gubernur Anwar Hafid Letakkan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Buol

25 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Gubernur Anwar Hafid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Buol.

Anwar Hafid: Bahlil Janjikan Revisi Kepmen ESDM 157, Sulteng Minta Porsi DBH Lebih Adil

20 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bertemu Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas revisi Kepmen ESDM 157.

Inflasi Palu 2,96 Persen, Pemkot Perkuat Pengendalian Harga dan Digitalisasi UMKM

20 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin mengikuti High Level Meeting TPID Kota Palu.
Trending di Bisnis