Menu ✖

Mode Gelap

Bisnis · 26 Feb 2025 18:31 WITA ·

Parigi Moutong Bahas RKPD 2026: Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

badge-check

Redaksi


 Parigi Moutong Bahas RKPD 2026: Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan. Foto: Istimewa Perbesar

Parigi Moutong Bahas RKPD 2026: Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan. Foto: Istimewa

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, memulai langkah strategis untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 melalui Forum Perangkat Daerah yang digelar di Auditorium Kantor Bupati, Rabu, 26 Februari 2025. Acara ini dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo.

Dalam sambutannya, Richard menekankan pentingnya pembangunan daerah sebagai bagian integral dari pelaksanaan pemerintahan yang sekaligus mendukung pembangunan nasional.

“Pembangunan di Parigi Moutong adalah usaha bersama yang dirancang secara sistematis untuk meningkatkan kualitas hidup dan mengembangkan potensi daerah secara berkelanjutan,” ujarnya.

Tema yang diusung untuk RKPD 2026 Parigi Moutong, “Memantapkan Kolaborasi dalam Sinergitas dan Peningkatan Pembangunan Ekonomi,” menjadi landasan seluruh perencanaan. Tema ini didukung oleh fokus pada pengembangan sumber daya manusia yang inovatif, infrastruktur yang merata, dan keberlanjutan lingkungan.

Richard menekankan pentingnya menyelaraskan setiap tahapan perencanaan—mulai dari musyawarah desa dan kecamatan, pokok-pokok pikiran DPRD, hingga perumusan awal RKPD—dengan tema ini.

Ia juga mengingatkan agar semua perangkat daerah memperhatikan skala prioritas, kemampuan anggaran, dan hasil evaluasi RKPD sebelumnya dalam menyusun program kerja.

“Inovasi daerah menjadi kunci kemajuan,” tegas Richard.

Ia meminta perangkat daerah untuk merancang program yang tidak hanya relevan dengan kondisi terkini, tetapi juga mampu memberikan layanan yang lebih baik. Seluruh usulan harus mempertimbangkan dinamika lokal dan menonjolkan kreativitas dalam pelaksanaannya.

Pj Bupati juga meminta Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) untuk aktif mendampingi perangkat daerah dalam menyusun dan menyempurnakan program kerja.

Ia berharap Bappelitbangda dapat menjadi garda terdepan dalam mengawal hasil forum ini hingga tahap finalisasi.

Richard mengimbau perangkat daerah agar selektif dalam menilai usulan pembangunan. Langkah ini diperlukan untuk memastikan setiap program yang diusulkan benar-benar sejalan dengan sasaran strategis pembangunan daerah.

“Perencanaan yang tepat dan terukur akan menjadi fondasi keberhasilan pembangunan yang kita cita-citakan,” tutupnya. **(Adv)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

Baca Lainnya

Wagub Reny Jenguk Korban Bentrokan di Palu, Ajak Warga Jaga Perdamaian

29 Oktober 2026 - 22:12 WITA

HUT Morowali Utara, Anwar Hafid Minta Pengusaha Benahi Lingkungan

24 Oktober 2026 - 21:42 WITA

Santri Morowali Sampaikan Aspirasi, Anwar Hafid Janjikan Dukungan Pendidikan

23 Oktober 2026 - 10:28 WITA

Sulteng Siapkan Kebijakan Pesantren untuk 20 Tahun ke Depan

21 Oktober 2026 - 22:15 WITA

Pemprov Sulteng Usulkan Perubahan Pembagian Biaya Haji 2027

21 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Jemaah haji Indonesia 2027.

DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi

21 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Trending di Bisnis