Menu

Mode Gelap

News · 19 Apr 2023 04:52 WITA ·

Polri Diminta Tegas Tangkap Pemodal Tambang Emas Ilegal di Sulteng

badge-check

Redaksi


 Ilustrasi pertambangan. Foto : Vecteezy Perbesar

Ilustrasi pertambangan. Foto : Vecteezy

Buntut tewasnya 5 pekerja tambang emas ilegal di Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jaringan Tambang (Jatam) mendesak Polisi Republik Indonesia (Polri) khususnya pada Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho untuk menangkap para pemodal tambang emas ilegal.

Pasalnya, pertambangan emas ilegal berada di Desa Lobu, Parigi Moutong itu beroperasi tanpa izin atau biasa disebut PETI.

Hal ini, kata Ketua Jatam Sulteng Moh Taufik menimbulkan banyak pertanyaan dikalangan publik.

“Kenapa kejadian seperti yang terjadi di wilayah ini kembali harus terjadi?. Padahal jelas kegiatan ini adalah kegiatan ilegal yang melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu kegiatan PETI ini hanya menyebabkan kerugian negara,” kata Moh Taufik dalam keterangannya yang diterima media ini.

Moh Taufik menduga, masih banyaknya pertambangan ilegal yang beroperasi di Sulteng dikarenakan lemahnya penegakan hukum yang dilakukan pihak kepolisian. Sehingga menyebabkan beberapa orang pekerja meninggal dunia.

“Dengan tidak berani membongkar siapa-siapa  saja yang memodali kegiatan-kegiatan pertambangan ilegal ini. Praktek kegiatan pertambangan selama ini masih tetap eksis di Sulawesi Tengah, karna masih ada yang memodali,” cetusnya.

Moh Taufik menegaskan, aparat penegak hukum harus berani memberikan efek jera kepada para pemodal yang membiayai pertambangan ilegal ini dengan pasal berlapis.

“Dan penegakan hukum yang dilakukan tidak hanya berhenti pada pelaku penambang yang melakukan penambangan,” tegas Moh Taufik.

Lebih lanjut Moh Taufik meminta aparat penegak hukum harus berani menyampaikan ke publik siapa saja para pemodal atau beking para penambang ilegal ini. Sehingga, proses penegakan hukum yang dilakukan itu menjadi kontrol publik.

Menurut catatan Jatam Sulteng, kerugian negara yang disebabkan aktivitas pertambangan ilegal di Provinsi Sulawesi Tengah ini bisa mencapai triliunan setiap tahunnya.

“Kami juga menantang Kapolda Sulawesi Tengah yang baru, untuk punya sikap yang serius dalam menangani aktvitas-aktivitas pertambangan ilegal yang terjadi hampir di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah,” ujarnya

“Kegiatan pertambangan ilegal ini, bukan hanya menyebabkan korban jiwa seperti yang terjadi di wilayah Desa Lobu dan Buranga, melainkan menyebabkan kerugian negara cukup besar,” sambung Moh Taufik. *(TIM)

Artikel ini telah dibaca 92 kali

Baca Lainnya

Pemkot Palu Larang Peserta Didik Bawa Kendaraan ke Sekolah

18 Juli 2024 - 15:13 WITA

Siswa Mengendarai Sepeda Motor ke Sekolah

Akui Bersalah, Dirlantas Polda Sulteng Minta Maaf ke Jurnalis SCTV Palu

18 Juli 2024 - 13:33 WITA

Dirlantas Polda Sulteng Kombes Pol Dodi Darjanto menyampaikan permohonan maaf kepada Syamsuddin Tobone, Jurnalis SCTV Palu

Dirlantas Polda Sulteng Dikecam Diduga Lecehkan Wartawan SCTV Palu

18 Juli 2024 - 12:44 WITA

Jagokan Erwin Burase di Pilkada 2024, Ini Harapan Petani Parigi Moutong

17 Juli 2024 - 14:39 WITA

Jagokan Erwin Burase di Pilkada 2024, Ini Harapan Petani Parigi Moutong

Pertama di Sulteng, 24 Bus TransPalu Akan Beroperasi Oktober 2024

17 Juli 2024 - 11:12 WITA

Wali Kota Palu meninjau langsung progres pengerjaan Bus TransPalu di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa, 16 Juli 2024.

Erwin Burase Resmi Buka Turnamen Badminton Armanda 2024 di Parigi Moutong

15 Juli 2024 - 16:12 WITA

Erwin Burase Resmi Buka Turnamen Badminton Armanda 2024 di Parigi Moutong, Minggu malam, 14 Juli 2024
Trending di News