Menu

Mode Gelap

Bisnis · 7 Sep 2026 18:37 WITA ·

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

badge-check

Redaksi


 Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga. Foto: Jufri/Pemkot Palu Perbesar

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga. Foto: Jufri/Pemkot Palu

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual, Senin, 7 September 2026.

Rakor diikuti Imelda dari ruang kerjanya. Hadir pula Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Palu, Pengadilan Negeri Palu, serta sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam arahannya mengatakan pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Menurut Tito, pemerintah daerah berperan memastikan kebijakan nasional diterapkan secara efektif di lapangan dan memberikan dampak terhadap masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi tidak bisa dicapai oleh pemerintah pusat saja. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah agar setiap kebijakan berjalan tepat sasaran, konsisten, dan mampu memberikan multiplier effect bagi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Tito.

Tito juga menekankan pentingnya penggunaan data dalam penyusunan kebijakan. Badan Pusat Statistik (BPS), kata dia, memiliki peran dalam menyediakan data berbasis bukti sekaligus mengukur dampak kebijakan pemerintah.

Sementara Kementerian PPN/Bappenas berperan menjaga arah dan prioritas pembangunan nasional. Kemendagri memastikan implementasi kebijakan berjalan hingga ke daerah.

Dalam rakor tersebut, Tito membahas sejumlah faktor yang dapat memengaruhi inflasi, antara lain peningkatan jumlah uang beredar, penurunan suku bunga, keterbatasan pasokan, gangguan distribusi komoditas, serta kenaikan biaya produksi pertanian akibat tingginya harga pupuk bersubsidi.

Inflasi secara umum terbagi dalam tiga kelompok, yakni volatile foods, administered prices, dan core inflation.

Volatile foods berkaitan dengan perubahan harga pangan yang dipengaruhi produksi, pasokan, musim, dan distribusi. Administered prices mencakup harga barang dan jasa yang dipengaruhi atau ditetapkan pemerintah. Sedangkan core inflation menggambarkan perubahan harga barang dan jasa yang berkaitan dengan kondisi fundamental perekonomian.

Kemendagri mendorong pemerintah daerah mempercepat penyerapan APBD secara tepat sasaran, meningkatkan efektivitas birokrasi, menjaga stabilitas keamanan, memperkuat konektivitas dasar, mengoptimalkan sektor unggulan, serta rutin memantau harga komoditas.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Imelda mengatakan Pemerintah Kota Palu akan memperkuat koordinasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama perangkat daerah teknis dan pemangku kepentingan.

Pemkot Palu juga akan memantau perkembangan harga dan pasokan komoditas strategis serta mengevaluasi kebijakan pengendalian inflasi yang telah berjalan.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga kebutuhan masyarakat sekaligus mengantisipasi gejolak harga komoditas di Kota Palu.

ADV-PPID

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Program Berani Cerdas Sulteng Telah Menjangkau 23.569 Mahasiswa

8 September 2026 - 09:13 WITA

Baliho program Berani Cerdas Sulteng dengan foto Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido

Dubes Jerman Ralf Beste Tiba di Palu, Disambut Gubernur Anwar Hafid

26 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Gubernur Anwar Hafid berdialog dengan Duta Besar Jerman Ralf Beste di Palu

Palu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Penyakit Infeksi Emerging

26 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Suasana perawatan pasien di rumah sakit dengan tenaga kesehatan dan perangkat infus

Gubernur Anwar Hafid Buka POPDA XXIV Sulteng, Bidik 10 Besar PON 2028

26 Agustus 2026 - 10:16 WITA

Gubernur Anwar Hafid bersama jajaran saat pembukaan POPDA XXIV Sulawesi Tengah 2026 di Kabupaten Buol.

Gubernur Anwar Hafid Letakkan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Buol

25 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Gubernur Anwar Hafid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Buol.

Anwar Hafid: Bahlil Janjikan Revisi Kepmen ESDM 157, Sulteng Minta Porsi DBH Lebih Adil

20 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bertemu Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas revisi Kepmen ESDM 157.
Trending di Bisnis