Menu

Mode Gelap

Sulawesi Tengah · 16 Apr 2023 23:15 WITA ·

Lepas Kepergian Arianto ke Peristirahatan Terakhir, Hadianto Curhat Kebaikan Almarhum

badge-check

Redaksi


 Wali Kota Palu Hadianto Rasyid secara langsung melepas jenazah Almarhum Arianto keperistirahatan terakhirnya di Kelurahan Mamboro, Kota Palu. Foto: Humas Pemkot Palu Perbesar

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid secara langsung melepas jenazah Almarhum Arianto keperistirahatan terakhirnya di Kelurahan Mamboro, Kota Palu. Foto: Humas Pemkot Palu

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid secara langsung melepas jenazah Almarhum Arianto keperistirahatan terakhirnya di Kelurahan Mamboro, Kota Palu.

Almarhum merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih aktif mengabdi pada unit kerja Puskesmas Mamboro, dengan masa kerja 9 tahun.

Hadianto Rasyid mengatakan, selaku perwakilan Pemerintah Kota Palu, pihaknya menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian Almarhum Arianto.

“Di kesempatan ini Pemerintah Kota Palu juga mengucapkan apresiasi sekaligus terima kasih setinggi-tingginya kepada almarhum atas pengabdian yang diberikan kepada daerah ini, khususnya kepada kita masyarakat Kota Palu,” kata Hadianto Rasyid.

Menurutnya, pengabdian yang dilakukan merupakan tugas dan tanggungjawab Almarhum Arianto sebagai seorang ASN di Puskesmas Mamboro.

Tentunya, dalam proses yang dijalani, kata Hadianto Rasyid, Pemerintah Kota Palu masih kurang memberikan perhatian atas hal yang semestinya didapatkan oleh almarhum.

“Oleh karena itu, di kesempatan ini, saya Wali Kota Palu menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada pihak keluarga,” ungkapnya.

Hadianto Rasyid juga menyatakan, di kesempatan ini juga, dirinya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak keluarga, yang telah memberikan dukungan kepada Almarhum Arianto untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya.

Ia juga mewakili almarhum menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kota Palu, khususnya kerabat dekat almarhum, sekiranya selama masa hidupnya terdapat kesalahan dan kekhilafan.

“Semoga kita mau membukakan pintu maaf. InsyaAllah Allah SWT membukakan ampunan kepada almarhum atas setiap salah dan khilaf yang dilakukan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Hadianto Rasyid menyerahkan secara simbolis Santunan Jaminan Kematian (JKM) senilai Rp42 juta kepada pihak keluarga almarhum.

Sebagaimana diketahui, Almarhum Arianto yang mulai diangkat CPNS pada tahun 2014 silam, meninggal dunia pada Jumat, 14 April 2023 pada pukul 20.30 Wita.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Dubes Jerman Ralf Beste Tiba di Palu, Disambut Gubernur Anwar Hafid

26 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Gubernur Anwar Hafid berdialog dengan Duta Besar Jerman Ralf Beste di Palu

Palu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Penyakit Infeksi Emerging

26 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Suasana perawatan pasien di rumah sakit dengan tenaga kesehatan dan perangkat infus

Gubernur Anwar Hafid Buka POPDA XXIV Sulteng, Bidik 10 Besar PON 2028

26 Agustus 2026 - 10:16 WITA

Gubernur Anwar Hafid bersama jajaran saat pembukaan POPDA XXIV Sulawesi Tengah 2026 di Kabupaten Buol.

Gubernur Anwar Hafid Letakkan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Buol

25 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Gubernur Anwar Hafid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Buol.

Dari Sichuan ke Walatana, Gubernur Anwar Hafid Dorong Pertanian Sulteng Naik Kelas

19 Agustus 2026 - 08:13 WITA

Mesin panen memanen padi di Desa Walatana, Sigi, Sulawesi Tengah.

Gubernur Anwar Hafid Galang Rp 1 Miliar untuk Korban Gempa NTT

18 Agustus 2026 - 14:21 WITA

Gubernur Anwar Hafid menyapa warga dalam acara malam perayaan HUT ke-81 RI di Parigi Moutong.
Trending di Sulawesi Tengah