Menu

Mode Gelap

News · 23 Jan 2023 13:08 WITA ·

Tumpuk Material di Jalan, Kepala SD Inpres 1 Lolu Palu Didenda Rp 500 Ribu

badge-check

Redaksi


 Dishub Kota Palu bersihkan tumpukan material yang menutupi bahu jalan raya di depan SD Inpres 1 Lolu, Jalan Kartini, Kota Palu. Foto: Istimewa Perbesar

Dishub Kota Palu bersihkan tumpukan material yang menutupi bahu jalan raya di depan SD Inpres 1 Lolu, Jalan Kartini, Kota Palu. Foto: Istimewa

Kepala Sekolah SD Inpres 1 Lolu, Asira Husain harus menanggung denda akibat menaruh material di bahu jalan depan sekolahnya di Jalan Kartini, Kota Palu, pada Jumat malam, 20 Januari 2023.

Tumpukan material berupa pasir tersebut didapati Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Trisno Yunianto bersama anggotanya. Material itu menumpuk di bahu jalan depan SD Inpres 1 Lolu hingga berserakan di jalan raya.

“Kami di depan SD Inpres 1 Lolu, ada material yang diletakkan saja di pinggir jalan padahal ini bisa membahayakan pengendara,” ujar Kadis Trisno melalui video pendeknya.

Pada Sabtu, 21 Januari 2023 Kadis Trisno mendatangi sekolah tersebut untuk meminta klarifikasi langsung dari Kepala SD Inpres 1 Lolu Palu.

Kepala SD Inpres 1 Lolu, Asira Husain memohon maaf atas kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa pengantar pasir sebelumnya berkoordinasi dengan tukang dan memaksakan diri untuk mengantarkan pasir yang diletakkan di depan sekolah.

“Saat itu pagar sekolah sudah tutup. Di sisi lain jembatan untuk masuk ke sekolah baru dicor dan tidak bisa dilewati kendaraan truk yang bermuatan besar,” jelasnya.

Akibat material di bahu jalan ini, Kepala SD Inpres 1 Lolu harus menanggung akibat dengan membayar denda Rp500 ribu kepada Pemerintah Kota Palu.

Kadis Trisno mengatakan rencananya kepala sekolah yang bersangkutan akan menyelesaikan proses pemberian sanksi denda tersebut pada Rabu, 25 Januari 2023 mendatang di kantor Dinas Perhubungan Kota Palu.

Dalam hal ini, Pemerintah Kota Palu tidak pandang bulu demi mewujudkan Kota Palu yang bersih, rapi, nyaman, dan aman.

“Biar itu naungan pemerintah, intinya tidak ada tebang pilih. Pemerintah saja didenda, apalagi yang lain,” katanya. *(IM)

 

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

YPKN Sosialisasikan Bahaya Kanker dan Tumor di Parigi Moutong

26 Februari 2024 - 20:19 WITA

Ratusan Mahasiswa Untad Palu Geluti Studi Independen Kelurahan Cantik

26 Februari 2024 - 19:42 WITA

Cek Fakta: Salah, Video Ribuan TKA China di Morowali

26 Februari 2024 - 19:06 WITA

Waspada Video dengan Klaim Pemilih Siluman

26 Februari 2024 - 18:44 WITA

Waspada, Video Hoaks Pengungsi Rohingya Beredar Selama Tahapan Pemilu 2024

25 Februari 2024 - 18:26 WITA

Rangking Satu HPSN 2024 Resmi Digelar di Palu

24 Februari 2024 - 17:32 WITA

Trending di News