Menu ✖

Mode Gelap

Sulawesi Tengah · 12 Nov 2023 19:10 WITA ·

Tahun 2024, Pemkot Palu Akan Bedah 500 Rumah Tidak Layak Huni

badge-check

Redaksi


 Wali Kota Palu Hadianto Rasyid (tengah) menyampaikan rencana Pemerintah Kota Palu untuk melakukan bedah rumah kembali sekitar 500 rumah yang dianggap tidak layak di Palu. Foto: Istimewa Perbesar

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid (tengah) menyampaikan rencana Pemerintah Kota Palu untuk melakukan bedah rumah kembali sekitar 500 rumah yang dianggap tidak layak di Palu. Foto: Istimewa

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Palu, kembali melaksanakan pertemuan dengan masyarakat. Kali ini, pertemuan dilakukan di Kelurahan Palupi pada Minggu, 12 November 2023.

Dalam pertemuan ini, Wali Kota Hadianto dan para pejabat hadir untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, termasuk saran, masukkan, dan keluhan terhadap pemerintah.

Wali Kota Palu menyatakan bahwa pertemuan rutin dengan masyarakat menjadi bagian dari upaya untuk memastikan bahwa kebutuhan dan harapan masyarakat terakomodasi dalam perencanaan kerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024.

“Saya berusaha untuk bertemu dengan masyarakat Kota Palu setiap Sabtu dan Minggu. Kami ingin mendengar hal-hal apa saja yang mungkin terlewatkan oleh pemerintah,” ujar Wali Kota Hadianto.

Wali Kota Palu juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menginformasikan peluncuran aplikasi SanguPalu, yang bertujuan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Aplikasi ini mencakup layanan untuk mendapatkan bantuan usaha, beasiswa, pelayanan administrasi kependudukan, dan layanan lainnya yang dapat diakses melalui ponsel.

“SanguPalu memang belum sempurna, namun kami akan terus memperbarui dan menyempurnakannya. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan kemudahan, kenyamanan, dan semuanya gratis bagi masyarakat,” tambah Wali Kota Palu.

Wali Kota Hadianto juga menyampaikan rencana Pemerintah Kota Palu untuk melakukan bedah rumah kembali sekitar 500 rumah yang dianggap tidak layak. Jumlah ini dapat meningkat apabila penerimaan daerah semakin besar.

“Saya harapkan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Palu untuk memaksimalkan potensi penerimaan daerah melalui retribusi sampah, pajak, termasuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),” ungkapnya.

Wali Kota Hadianto menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembayaran PBB dan retribusi sampah untuk mendukung pengelolaan sampah di Kota Palu tanpa harus menggunakan uang dari pendapatan pajak lain sebagai subsidi. *(Tim)

Follow Berita PaluPoso di Google News

Artikel ini telah dibaca 184 kali

Baca Lainnya

DJPb Sulteng Siapkan Dashboard Fiskal untuk Pantau Anggaran Pemkot Palu

5 Oktober 2026 - 17:10 WITA

Audiensi Pemkot Palu dan Kanwil DJPb Sulawesi Tengah membahas percepatan program dan pengelolaan anggaran

HUT ke-81 TNI, Anwar Hafid Apresiasi Peran Prajurit hingga Pelosok Sulteng

5 Oktober 2026 - 13:53 WITA

Reny Tegaskan Kebudayaan Sulteng Tidak Akan Digabung dengan Pariwisata

5 Oktober 2026 - 12:26 WITA

Dialog dengan Warga Wombo Kalonggo, Anwar Hafid Serahkan 1.500 Paket Sembako

5 Oktober 2026 - 12:14 WITA

Anwar Hafid: 9 BERANI Terus Diarahkan untuk Kurangi Beban Masyarakat

5 Oktober 2026 - 11:55 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid

Tinjau Jembatan Wombo Kalonggo, Anwar Hafid Dorong Konektivitas Antardesa

5 Oktober 2026 - 08:29 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meninjau pembangunan Jembatan Wombo Kalonggo, Minggu (4/10/2026). Foto: RO Adpim Sulteng
Trending di Bisnis