Menu

Mode Gelap

News · 21 Feb 2023 09:12 WITA ·

Peringati HPSN, Seluruh OPD Kota Palu Turun ke Jalan Bersih-bersih

badge-check

Redaksi


 Wali Kota Palu Hadianto Rasyid bertemu pekerja padat karya saat memperingati Hari Peduli Sampah Nasional/tim PaluPoso Perbesar

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid bertemu pekerja padat karya saat memperingati Hari Peduli Sampah Nasional/tim PaluPoso

Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, Wali Kota Palu Hadianto Rasyid bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beramai-ramai turun ke jalan membersihkan sampah, Selasa 21 Februari 2023.

Hadianto Rasyid mengatakan, aksi bersih-bersih ini tidak hanya dilakukan oleh OPD Kota Palu saja, tetapi OPD di Pemrov Sulteng turut andil turun ke jalan dalam kegiatan tersebut.

Didalam aksi bersih-bersih ini, Hadianto Rasyid ingin menumbuhkan semangat dan kepedulian terhadap kebersihan semakin kuat.

“Sudah dibagi-bagi per-OPD (lokasi bersih-bersihnya,red), yang bagi ini kan OPD masing-masing gitu, bukan wali kota yang bagi. Karena kan bukan hanya dari Pemkot saja, tapi dari provinsi juga, kemudian seluruh Forkopimda,” kata Hadianto Rasyid.

Di moment ini juga, Hadianto Rasyid mengimbau seluruh lurah untuk turun kembali melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya penghuni kos-kosan, agar menaruh sampah cukup didepan rumah saja.

Nantinya, sampah tersebut akan diangkut oleh mobil armada DLH Kota Palu dengan jadwal dua hari sekali.

“Saya mengimbau, marilah kita menjaga kebersihan, sampah jangan lagi dibuang sembarang tempat. Silahkan letakkan di depan rumah masing-masing. Penanganan sampah yang dilakukan DLH itu dua hari satu kali,” imbuhnya.

Jika terjadi keterlambatan pengangkutan sampah oleh armada DLH Kota Palu, Hadianto Rasyid mengatakan, agar masyarakat langsung melaporkan hal tersebut ke kepala RT/RW setempat.

Untuk selanjutnya, laporan tersebut diteruskan lurah ke DLH agar sampah tadi dapat ditangani cepat mungkin.

“Yah memang penanganan sampah di Kota Palu ini belum mencapai 90 persen, baru mencapai 60 persen, kenapa? Karena memang armada angkut kita masih kurang, dan pola penanganan sampah sekarang itu sudah berubah,” terangnya.

 

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

YPKN Sosialisasikan Bahaya Kanker dan Tumor di Parigi Moutong

26 Februari 2024 - 20:19 WITA

Ratusan Mahasiswa Untad Palu Geluti Studi Independen Kelurahan Cantik

26 Februari 2024 - 19:42 WITA

Cek Fakta: Salah, Video Ribuan TKA China di Morowali

26 Februari 2024 - 19:06 WITA

Waspada Video dengan Klaim Pemilih Siluman

26 Februari 2024 - 18:44 WITA

Waspada, Video Hoaks Pengungsi Rohingya Beredar Selama Tahapan Pemilu 2024

25 Februari 2024 - 18:26 WITA

Rangking Satu HPSN 2024 Resmi Digelar di Palu

24 Februari 2024 - 17:32 WITA

Trending di News