Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 16 Mei 2024 10:37 WITA ·

Perahu Nelayan Terbalik di Perairan Morowali: 2 Selamat, 3 Masih Dicari

badge-check

Redaksi


 Suasana pencarian nelayan hilang di perairan Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis 16 Mei 2024. Foto: Istimewa Perbesar

Suasana pencarian nelayan hilang di perairan Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis 16 Mei 2024. Foto: Istimewa

Sebuah perahu nelayan dengan lima penumpang terbalik di perairan laut Desa Tabo, Kecamatan Bohodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Rabu, 15 Mei 2024. Dalam peristiwa ini, dua nelayan berhasil diselamatkan, sementara tiga lainnya masih dalam pencarian.

“Kejadiannya sekitar pukul 11.00 WITA. Dua berhasil kita selamatkan sementara tiga lainnya tengah dalam pencarian,” kata Kepala Basarnas Palu Andrias Hendrik Johanes, Kamis 16 Mei 2024.

Andrias menjelaskan, bahwa peristiwa tersebut berawal ketika lima orang berangkat mencari ikan menggunakan perahu sampan. Namun, ketika perahu berjarak 1 Nm dari bibir pantai, mereka dihantam gelombang yang mengakibatkan perahu terbalik dan kelima korban terjatuh ke laut, berusaha berenang secara terpencar.

Dua korban berhasil ditemukan oleh nelayan setempat, sementara tiga korban lainnya masih dalam pencarian.

Korban selamat dalam kejadian ini adalah Wahyu (26) dan Iksan (23), keduanya merupakan warga Mandoga, Kabupaten Kendari, Sulawesi Tenggara, serta karyawan PT Surya Subar Morowali. Sementara itu, korban yang masih dalam pencarian adalah Arman (39) dari Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Yahya Kurniawan (39), dan Hamka (32), keduanya merupakan warga Kota Kendari.

Andrias mengatakan, sebanyak 4 personel dari Pos SAR Morowali diterjunkan ke lokasi. Pencarian kemudian dilakukan dengan menggunakan sea rider milik TNI AL dibantu masyarakat setempat namun belum membuahkan hasil.

“Pencarian dilakukan hingga Rabu petang kemarin, pukul 18.00 WITA, dengan hasil nihil. Pencarian kembali dilanjutkan hari ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pencarian hari ini, dengan membagi tiga tim, yakni tim 1 melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet milik Basarnas, tim 2 melakukan pencarian dengan menggunkana Rigid Bouyancy (RBB) milik TNI AL Morowali, dan tim 3, pencarian dilakukan oleh nelayan setempat dengan jumlah perahu 10 unit.

“Masing-masing tim akan melakukan pencarian sesuai titik koordinat yang telah ditentukan dalam rencana operasi SAR,” ungkapnya.

Andrias berharap pelaksanaan operasi SAR di Morowali ini dapat berjalan dengan baik, aman, dan cepat, serta dapat menemukan para korban dalam keadaan selamat. Pihaknya juga terus memantau perkembangan situasi, termasuk kondisi cuaca di lokasi yang cukup baik hari ini.

“Kami mengharapkan doa dan dukungan dari semua pihak agar para korban yang masih hilang dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Andrias. *(Tim)

Ikuti Berita PaluPoso di Google News

Artikel ini telah dibaca 129 kali

Baca Lainnya

Dubes Jerman Ralf Beste Tiba di Palu, Disambut Gubernur Anwar Hafid

26 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Gubernur Anwar Hafid berdialog dengan Duta Besar Jerman Ralf Beste di Palu

Palu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Penyakit Infeksi Emerging

26 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Suasana perawatan pasien di rumah sakit dengan tenaga kesehatan dan perangkat infus

Gubernur Anwar Hafid Buka POPDA XXIV Sulteng, Bidik 10 Besar PON 2028

26 Agustus 2026 - 10:16 WITA

Gubernur Anwar Hafid bersama jajaran saat pembukaan POPDA XXIV Sulawesi Tengah 2026 di Kabupaten Buol.

Gubernur Anwar Hafid Letakkan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Buol

25 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Gubernur Anwar Hafid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Buol.

Dari Sichuan ke Walatana, Gubernur Anwar Hafid Dorong Pertanian Sulteng Naik Kelas

19 Agustus 2026 - 08:13 WITA

Mesin panen memanen padi di Desa Walatana, Sigi, Sulawesi Tengah.

Gubernur Anwar Hafid Galang Rp 1 Miliar untuk Korban Gempa NTT

18 Agustus 2026 - 14:21 WITA

Gubernur Anwar Hafid menyapa warga dalam acara malam perayaan HUT ke-81 RI di Parigi Moutong.
Trending di Sulawesi Tengah