Menu

Mode Gelap

Bisnis · 25 Jun 2026 15:27 WITA ·

Pemkab Parigi Moutong Perkuat Pengawasan Illegal Fishing

badge-check

Redaksi


 Nelayan beraktivitas di perairan Teluk Tomini. Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat pengawasan terhadap praktik illegal fishing untuk menjaga kelestarian sumber daya perikanan. Foto: Ilustrasi AI Perbesar

Nelayan beraktivitas di perairan Teluk Tomini. Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat pengawasan terhadap praktik illegal fishing untuk menjaga kelestarian sumber daya perikanan. Foto: Ilustrasi AI

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat pengawasan terhadap praktik penangkapan ikan ilegal (illegal fishing) guna menjaga kelestarian sumber daya kelautan dan menjamin keberlanjutan mata pencaharian nelayan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengatakan perlindungan kawasan pesisir menjadi salah satu komitmen Bupati Erwin Burase dan Wakil Bupati Abdul Sahid dalam pelaksanaan Gerakan Membangun dari Desa (Gerbang Desa).

“Pak Bupati Erwin Burase bersama Wakil Bupati Abdul Sahid ingin memastikan sumber daya perikanan tetap terjaga. Karena itu, pengawasan terhadap praktik illegal fishing terus diperkuat melalui edukasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak,” kata Irwan.

Sepanjang 2025, pemerintah daerah melaksanakan sosialisasi pencegahan illegal fishing kepada kepala desa dan Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan dengan dukungan anggaran Rp70 juta.

Menurut Irwan, langkah tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir mengenai pentingnya penangkapan ikan yang ramah lingkungan dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia menjelaskan, keberlanjutan sumber daya ikan menjadi faktor penting bagi perekonomian masyarakat pesisir yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

“Melindungi laut berarti menjaga masa depan nelayan. Pemerintah daerah ingin pemanfaatan sumber daya laut dilakukan secara bertanggung jawab agar tetap memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Selain pengawasan, pemerintah daerah juga terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan nelayan melalui bantuan sarana produksi, legalitas usaha, hingga pembangunan kawasan pesisir sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.

Irwan berharap sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum dan masyarakat mampu menekan praktik illegal fishing sehingga potensi kelautan Parigi Moutong dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

ADV-PPID

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Produksi Emas 100 Gram Dikenai Iuran Rp 20,1 Juta di Sulawesi Tengah

9 September 2026 - 09:38 WITA

emas batangan hasil tambang rakyat

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

7 September 2026 - 18:37 WITA

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

Dubes Jerman Ralf Beste Tiba di Palu, Disambut Gubernur Anwar Hafid

26 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Gubernur Anwar Hafid berdialog dengan Duta Besar Jerman Ralf Beste di Palu

Gubernur Anwar Hafid Letakkan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Buol

25 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Gubernur Anwar Hafid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Buol.

Anwar Hafid: Bahlil Janjikan Revisi Kepmen ESDM 157, Sulteng Minta Porsi DBH Lebih Adil

20 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bertemu Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas revisi Kepmen ESDM 157.

Inflasi Palu 2,96 Persen, Pemkot Perkuat Pengendalian Harga dan Digitalisasi UMKM

20 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin mengikuti High Level Meeting TPID Kota Palu.
Trending di Bisnis