Menu

Mode Gelap

Bisnis · 15 Nov 2025 14:42 WITA ·

Partisipasi Perempuan Naik, Parigi Moutong Dorong Kesetaraan Ekonomi

badge-check

Redaksi


 Perempuan pelaku UMKM sedang mengikuti pelatihan produksi makanan dan kerajinan sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi di daerah. Ilustrasi. Foto: AI-PPID Perbesar

Perempuan pelaku UMKM sedang mengikuti pelatihan produksi makanan dan kerajinan sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi di daerah. Ilustrasi. Foto: AI-PPID

Partisipasi perempuan dalam dunia kerja di Kabupaten Parigi Moutong menunjukkan tren positif. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan meningkat dari 58,38 persen pada 2022 menjadi 59,79 persen pada 2024. Meski begitu, angka ini masih terpaut jauh dibanding TPAK laki-laki yang mencapai 88,91 persen. Pemerintah menilai kesenjangan ini harus ditekan agar perempuan memiliki peran ekonomi lebih kuat dalam keluarga maupun masyarakat.

Melalui Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025–2029, pemerintah menempatkan pemberdayaan perempuan sebagai salah satu agenda strategis. Fokus intervensi diarahkan pada peningkatan keterampilan perempuan, perluasan lapangan kerja inklusif, serta penguatan peran perempuan dalam sektor UMKM dan ekonomi kreatif. Program pelatihan usaha, akses modal, dan penguatan kepemimpinan perempuan menjadi prioritas yang akan dilaksanakan bersama OPD lintas sektor.

Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan, menegaskan bahwa peningkatan peran ekonomi perempuan berpengaruh langsung terhadap penurunan kemiskinan.

Ketika perempuan berdaya, kesejahteraan keluarga ikut naik,” ujarnya saat ditemui PaluPoso.id, Jumat (14/11/2025).

Ia menambahkan bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan bukan hanya soal kesempatan kerja, tetapi juga peningkatan kapasitas agar perempuan dapat mengambil keputusan strategis dalam rumah tangga dan masyarakat.

Selain peningkatan kompetensi, pemerintah juga memperluas program perlindungan perempuan di tempat kerja, mendorong inklusi gender dalam perencanaan desa, serta menekan diskriminasi melalui edukasi dan kampanye publik. Pemerintah menilai, perubahan budaya dan pemahaman masyarakat menjadi kunci untuk memperkuat posisi perempuan di pasar kerja.

Dengan strategi terpadu ini, Parigi Moutong berharap mampu mempersempit kesenjangan gender dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dalam lima tahun ke depan.

ADV-PPID

 

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Pemprov Sulteng Ajukan 6 Raperda, Fokus Pendidikan hingga PAD

10 Maret 2026 - 19:07 WITA

Pemprov Sulteng Ajukan 6 Raperda, Fokus Pendidikan hingga PAD

Bupati Parigi Moutong Usulkan 61 Dapur MBG

10 Maret 2026 - 16:21 WITA

Model bangunan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Tengah.

Kuota 170 Desa, Baru 14 Kopdes Merah Putih Dibangun di Parigi Moutong

10 Maret 2026 - 16:04 WITA

Bupati Parigi Moutong menyebut baru 14 desa membangun Kopdes Merah Putih dari kuota 170 desa yang diberikan pemerintah pusat.

Bupati Parigi Moutong Ajak Desa Optimalkan Program di Tengah Efisiensi Anggaran

10 Maret 2026 - 15:45 WITA

Bupati Parigi Moutong Ajak Desa Optimalkan Program di Tengah Efisiensi Anggaran

Wali Kota Palu Target Kawasan Silabeta Rampung 2027

10 Maret 2026 - 04:48 WITA

Wali Kota Palu Target Kawasan Silabeta Selesai 2027

Hadianto Kumpulkan OPD, Minta Bergerak Cepat Perkuat Birokrasi

23 Februari 2026 - 11:57 WITA

Wali Kota Hadianto memimpin rapat bersama pimpinan OPD membahas penguatan reformasi birokrasi.
Trending di Bisnis