Menu

Mode Gelap

Bisnis · 16 Nov 2025 17:16 WITA ·

Parigi Moutong Susun PJPK 2025–2029 untuk Optimalkan Bonus Demografi

badge-check

Redaksi


 Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan. Foto: Istimewa Perbesar

Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan. Foto: Istimewa

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mulai menyusun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025–2029 sebagai turunan Grand Design Pembangunan Kependudukan. Dokumen strategis ini disiapkan untuk mengelola dinamika jumlah penduduk, kualitas SDM, persebaran, hingga administrasi kependudukan agar bonus demografi benar-benar menjadi kekuatan ekonomi daerah.

PJPK disusun untuk menyesuaikan dinamika demografi daerah yang terus berkembang. Berdasarkan proyeksi BPS, jumlah penduduk Parigi Moutong diperkirakan meningkat dari 464.760 jiwa pada 2025 menjadi 488.210 jiwa pada 2030. Pertumbuhan ini dianggap sebagai peluang sekaligus tantangan, terutama terkait pemanfaatan bonus demografi yang ditandai meningkatnya penduduk usia produktif.

Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan, menjelaskan bahwa PJPK menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan daerah berpijak pada data kependudukan yang terukur.

“Kita harus mengelola dinamika penduduk secara terukur agar bonus demografi menjadi kekuatan ekonomi,” ujar Irwan ditemui Sabtu (15/11/2025).

Ia mengatakan, lima pilar utama PJPK yaitu kuantitas penduduk, kualitas, pembangunan keluarga, persebaran dan mobilitas, serta administrasi kependudukan yang akan dipadukan dengan RPJMD, Renstra OPD, dan RAD-PK. Integrasi ini diperlukan untuk menghindari tumpang tindih program dan memastikan pembangunan daerah berjalan serarah dengan target nasional.

PJPK juga memasukkan fokus penting seperti penurunan pernikahan anak, perluasan layanan KB modern, percepatan penanggulangan stunting, peningkatan angka partisipasi pendidikan, dan pemerataan pertumbuhan ekonomi berbasis potensi kecamatan. Pemerintah daerah menargetkan agar PJPK tidak hanya menjadi dokumen rencana, tetapi diterjemahkan menjadi program nyata di desa.

 

ADV-PPID

 

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Pemkot Palu Sidak Distributor Telur, Harga Jelang Nataru Masih Tinggi

5 Desember 2025 - 18:55 WITA

pemkot palu sidak distributor telur jelang nataru

Gubernur Anwar Hafid Tekankan Pengawasan Lingkungan Morowali pada HUT Daerah Ke-26

5 Desember 2025 - 18:35 WITA

Pemprov Sulsel Pelajari Proyek Multiyears Sulawesi Tengah

28 November 2025 - 11:16 WITA

Pejabat Pemprov Sulawesi Selatan mengikuti sesi benchmarking proyek multiyears Sulawesi Tengah di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng.

Telkom KTI Bahas Pemanfaatan AI untuk Pendidikan Nasional

26 November 2025 - 22:03 WITA

Tangkapan layar materi Indibiz Insight yang membahas komponen ekosistem digital untuk pendidikan. Telkom KTI

Berani Sehat Dongkrak Peserta JKN, Sulteng Dekati UHC Award

26 November 2025 - 16:35 WITA

Pertemuan Pemprov Sulteng dan BPJS Kesehatan membahas Norma Keuangan dan peserta JKN dalam program Berani Sehat.

TFR Parigi Moutong Naik, Pemkab Perkuat Program Keluarga

16 November 2025 - 17:06 WITA

Petugas kesehatan memaparkan materi Keluarga Berencana kepada warga, termasuk tokoh masyarakat dan ibu-ibu yang mengikuti sesi penyuluhan di puskesmas.
Trending di Bisnis