Menu

Mode Gelap

Bisnis · 17 Feb 2026 12:04 WITA ·

Palu Hadirkan Produk Baru, Kelor Merah Kini Diolah Jadi Kapsul

badge-check

Redaksi


 Palu Hadirkan Produk Baru, Kelor Merah Kini Diolah Jadi Kapsul. Foto: Jufri/Pemkot Palu Perbesar

Palu Hadirkan Produk Baru, Kelor Merah Kini Diolah Jadi Kapsul. Foto: Jufri/Pemkot Palu

Inovasi berbasis potensi lokal kembali lahir dari Kota Palu, Sulawesi Tengah. Tanaman kelor merah yang selama ini dikenal tumbuh di kawasan Kawatuna kini diolah menjadi produk kapsul modern bernama Extra Moringa, sebuah suplemen kesehatan yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru di kota itu.

Produk tersebut resmi diluncurkan dalam kegiatan yang dihadiri Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, Senin 16 Februari 2026, di kantor distributor di Jalan Bulu Masomba, Kota Palu. Pemerintah Kota Palu menyatakan dukungan terhadap inovasi tersebut sebagai langkah positif dalam mengembangkan produk berbasis potensi daerah.

Dalam sambutannya, Imelda menyampaikan apresiasi atas keberanian menghadirkan inovasi baru melalui pengolahan kelor merah yang menjadi kekhasan wilayah Kawatuna. Menurutnya, pemanfaatan bahan baku lokal menjadi produk bernilai tambah merupakan terobosan baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Pemerintah kota sangat mengapresiasi produk-produk yang ditawarkan, apalagi ini menggunakan kelor merah yang memang dikenal tumbuh di daerah Kawatuna,” ujarnya.

Produk yang dikembangkan oleh PT Kelo ‘I Mangge tersebut hadir dalam bentuk kapsul ekstrak, berbeda dengan produk kelor yang selama ini banyak beredar dalam bentuk tepung. Inovasi ini dinilai memberikan kemudahan konsumsi sekaligus meningkatkan nilai jual produk herbal lokal.

Menurut Imelda, pengembangan kelor merah tidak hanya berhenti pada inovasi produk kesehatan, tetapi juga diharapkan mendorong masyarakat memanfaatkan lahan produktif untuk budidaya tanaman tersebut. Langkah ini diyakini dapat membuka peluang usaha baru dan menciptakan lapangan kerja, khususnya di wilayah Kawatuna.

Selain itu, pengembangan industri berbasis tanaman lokal dinilai mampu meningkatkan pendapatan warga dan membantu upaya pengurangan angka kemiskinan melalui kegiatan ekonomi yang berkelanjutan.

Kegiatan peluncuran produk turut dihadiri berbagai unsur terkait, termasuk perwakilan BPOM, Kepala Dinas Kesehatan, camat, serta sejumlah pihak lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan produk herbal berbasis kearifan lokal.

Dengan hadirnya Extra Moringa, Wakil Wali Kota Palu Imelda berharap inovasi serupa terus berkembang sehingga potensi daerah tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

IM

Artikel ini telah dibaca 67 kali

Baca Lainnya

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

7 September 2026 - 18:37 WITA

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

Dubes Jerman Ralf Beste Tiba di Palu, Disambut Gubernur Anwar Hafid

26 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Gubernur Anwar Hafid berdialog dengan Duta Besar Jerman Ralf Beste di Palu

Gubernur Anwar Hafid Letakkan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Buol

25 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Gubernur Anwar Hafid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Buol.

Anwar Hafid: Bahlil Janjikan Revisi Kepmen ESDM 157, Sulteng Minta Porsi DBH Lebih Adil

20 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bertemu Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas revisi Kepmen ESDM 157.

Inflasi Palu 2,96 Persen, Pemkot Perkuat Pengendalian Harga dan Digitalisasi UMKM

20 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin mengikuti High Level Meeting TPID Kota Palu.

Dari Sichuan ke Walatana, Gubernur Anwar Hafid Dorong Pertanian Sulteng Naik Kelas

19 Agustus 2026 - 08:13 WITA

Mesin panen memanen padi di Desa Walatana, Sigi, Sulawesi Tengah.
Trending di Bisnis