Menu ✖

Mode Gelap

Sulawesi Tengah · 8 Des 2022 13:30 WITA ·

Operasi Madago Raya di Poso Dilanjutkan hingga 2023

badge-check

Redaksi


 Kakor Brimob Irjen Rudy Sufahriadi. Foto: Dok. kumparan/Fajar Hadi Perbesar

Kakor Brimob Irjen Rudy Sufahriadi. Foto: Dok. kumparan/Fajar Hadi

Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Rudy Sufahriadi memastikan Operasi Madago Raya di Kabupaten Poso, Sigi, dan Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, tetap dilanjutkan hingga 2023.

“Operasi Madago Raya harus tetap dilanjutkan. Meski DPO-nya sudah habis, tetapi operasi di tiga wilayah ini sudah dilaksanakan lebih dari 10 tahun. Artinya masyarakat sudah terbiasa dengan operasi,” ujar Irjen Pol Rudy Sufahriadi, Kamis, 8 Desember 2022.

Sama seperti sebelumnya, aparat TNI-Polri akan tetap bersiaga di wilayah Kabupaten Poso, Sigi dan Parigi Moutong.

Ia menjelaskan, Operasi Madago Raya lanjutan ini fokus kepada pemulihan kehidupan masyarakat di Kabupaten Poso, Sigi, Parigi Moutong dan sekitarnya.

Selain itu, petugas juga akan gencar melakukan deradikalisasi di wilayah-wilayah yang dianggap sebagai basis simpatisan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

“Operasi pemulihan ini diharapkan agar masyarakat harus bisa menjaga kampung dan dirinya sendiri. Kami juga akan terus membimbing masyarakat yang terpapar dan mantan napiter agar bisa hidup berdampingan dengan masyarakat lainnya,” jelas Kapolda Sulteng, Irjen Pol Rudy Sufahriadi. * (Ala)

Artikel ini telah dibaca 80 kali

Baca Lainnya

Wagub Reny Jenguk Korban Bentrokan di Palu, Ajak Warga Jaga Perdamaian

29 Oktober 2026 - 22:12 WITA

HUT Morowali Utara, Anwar Hafid Minta Pengusaha Benahi Lingkungan

24 Oktober 2026 - 21:42 WITA

Santri Morowali Sampaikan Aspirasi, Anwar Hafid Janjikan Dukungan Pendidikan

23 Oktober 2026 - 10:28 WITA

Sulteng Siapkan Kebijakan Pesantren untuk 20 Tahun ke Depan

21 Oktober 2026 - 22:15 WITA

Pemprov Sulteng Usulkan Perubahan Pembagian Biaya Haji 2027

21 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Jemaah haji Indonesia 2027.

DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi

21 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Trending di Bisnis