Menu

Mode Gelap

Bisnis · 19 Agu 2025 19:49 WITA ·

Gubernur Anwar Hafid Dorong Pemkab Morowali Fokus Pengentasan Kemiskinan

badge-check

Redaksi


 Gubernur Anwar Hafid dorong Pemkab Morowali fokus pengentasan kemiskinan lewat sinergi pembangunan. Foto: Tim Media Gubernur Sulteng Perbesar

Gubernur Anwar Hafid dorong Pemkab Morowali fokus pengentasan kemiskinan lewat sinergi pembangunan. Foto: Tim Media Gubernur Sulteng

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, membuka rapat kerja bersama Pemerintah Kabupaten Morowali di Aula Kantor Bupati Morowali, Selasa, 19 Agustus 2025.

Hadir dalam rapat itu Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf, Wakil Bupati Iriane Ilyas, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah, camat, lurah, kepala desa se-Morowali, serta pimpinan instansi vertikal dan para pemangku kepentingan. Dari Pemerintah Provinsi, turut hadir staf ahli gubernur, asisten, dan kepala perangkat daerah.

Rapat kerja di Morowali ini menjadi agenda kedua setelah sebelumnya digelar di Kabupaten Buol. Esok, pertemuan serupa akan berlanjut di Morowali Utara.

Dalam arahannya, Anwar menegaskan peran gubernur sebagai koordinator pembangunan daerah yang berfungsi sebagai “support system” bagi pemerintah kabupaten dan kota.

“Koordinator ini dibekali dua kekuatan oleh pemerintah pusat, yaitu kewenangan dan pendanaan. Dengan keduanya, kita harus bersinergi untuk mempercepat pembangunan,” ujar Anwar.

Ia menyebut ukuran utama keberhasilan pembangunan daerah adalah penurunan angka kemiskinan. Karena itu, ia mendorong pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah mengubah pola perencanaan pembangunan agar lebih fokus pada program pengentasan kemiskinan.

“Inilah alasan kita hadir langsung ke daerah, untuk duduk bersama dan menyatukan persepsi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Anwar juga menyosialisasikan Program 9 Berani, visi-misi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Program tersebut meliputi: Berani Cerdas, Berani Sehat, Berani Sejahtera, Berani Lancar, Berani Menyala, Berani Makmur, Berani Berkah, Berani Harmoni, dan Berani Berintegritas.

Program Berani Cerdas diarahkan untuk mendukung pendidikan tingkat SMA/SMK/SLB, termasuk pembiayaan praktik kerja industri dan uji kompetensi siswa SMK. Pemerintah Provinsi juga menyalurkan beasiswa kepada 7.153 mahasiswa yang lolos verifikasi.

Ia turut mendorong Pemerintah Kabupaten Morowali menetapkan wajib belajar 13 tahun bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu, Program Berani Sehat memberikan jaminan kesehatan berbasis KTP Sulawesi Tengah. Sejak 13 April 2025, Sulteng tercatat sebagai daerah dengan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.

Hingga Agustus 2025, Pemerintah Provinsi telah membayarkan Rp 33 miliar kepada BPJS Kesehatan untuk menjamin layanan kesehatan masyarakat.

Program tersebut bahkan mencakup biaya pengobatan yang tak ditanggung BPJS, seperti korban luka akibat busur.

Anwar juga menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah provinsi bersinergi dengan jajaran pemerintah di Morowali.

Ia berharap setiap program yang disepakati diperkuat melalui payung hukum agar implementasinya berjalan efektif.

ADV-PPID 

Artikel ini telah dibaca 65 kali

Baca Lainnya

Antisipasi Kemarau 2026, Erwin Burase Ajukan Penguatan Irigasi ke Kementan

20 April 2026 - 22:17 WITA

Antisipasi Kemarau 2026, Erwin Burase Ajukan Penguatan Irigasi ke Kementan

Erwin Burase: Parigi Moutong Siap Jadi Sentra Durian Ekspor

17 April 2026 - 12:10 WITA

Akses Internet Mulai Menjangkau Desa Terpencil di Parigi Moutong

14 April 2026 - 12:42 WITA

Ilustrasi jaringan internet yang mulai menjangkau desa terpencil di Parigi Moutong.

Di Bawah Kepemimpinan Erwin Burase, Investasi Parigi Moutong Melonjak 365 Persen

12 April 2026 - 22:35 WITA

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase

Usia 24 Tahun, Parigi Moutong Dinilai Terus Bergerak Maju

10 April 2026 - 17:21 WITA

Gubernur Sulteng Anwar Hafid dan Bupati Parigi Moutong Erwin Burase pimpin upacara HUT ke-24 Parigi Moutong

Pemkab Parigi Moutong Tanam Pohon untuk Mitigasi Perubahan Iklim

9 April 2026 - 15:41 WITA

Pemkab Parigi Moutong dan Warga menanam bibit pohon di area bantaran sungai Torue.
Trending di Bisnis