Menu ✖

Mode Gelap

Cek Fakta · 5 Okt 2026 13:31 WITA ·

Cek Fakta: Nomor WhatsApp Catut Nama Sekda Sulteng untuk Donasi Jambore Anak Yatim

badge-check

Redaksi


 Cek Fakta: Nomor WhatsApp Catut Nama Sekda Sulteng untuk Donasi Jambore Anak Yatim Perbesar

Beredar materi publikasi di media sosial dan aplikasi percakapan yang mengatasnamakan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Novalina untuk menghimpun donasi Jambore Anak Yatim Al Hilal 2026.

Materi tersebut menampilkan foto anak-anak dengan tulisan “Open Donasi untuk 300 Adik Santri Yatim Dhuafa & Penghafal Al-Quran” serta keterangan “Jambore Anak Yatim Al Hilal 2026.”

Dalam materi yang beredar itu juga tercantum ajakan untuk menghubungi nomor WhatsApp tertentu terkait donasi. Nomor tersebut kemudian tersimpan dalam kontak dengan nama “Novalina Sekpr…”, sehingga memberikan kesan bahwa nomor tersebut merupakan kontak milik Sekda Provinsi Sulawesi Tengah.

Nomor yang tercantum dalam tangkapan layar tersebut adalah **+62 851-5105-****.

Lantas, bagaimana kebenarannya? Berikut Cek Fakta PaluPoso.id.

HASIL CEK FAKTA

Cek Fakta PaluPoso.id menelusuri klaim bahwa nomor WhatsApp yang beredar merupakan milik Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Novalina dan digunakan untuk menghimpun donasi Jambore Anak Yatim Al Hilal 2026. Klaim tersebut tidak benar.

Sekda Provinsi Sulawesi Tengah Novalina memberikan klarifikasi bahwa nomor tersebut bukan miliknya. Ia juga memastikan tidak pernah menghubungi pihak mana pun untuk meminta atau menghimpun dana donasi untuk kegiatan Jambore Anak Yatim Al Hilal 2026.

“Nomor yang digunakan itu bukan nomor saya. Saya tidak pernah menghubungi siapa pun melalui nomor tersebut untuk meminta atau menghimpun dana donasi untuk kegiatan Jambore,” tegas Novalina, Senin (5/10/2026).

Dengan demikian, pencantuman nama “Novalina Sekpr…” pada kontak WhatsApp dalam tangkapan layar tidak dapat dijadikan bukti bahwa nomor tersebut benar-benar milik Sekda Provinsi Sulawesi Tengah.

Novalina mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap pesan WhatsApp atau permintaan transfer dana yang mengatasnamakan dirinya maupun pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

“Saya mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan melakukan konfirmasi terlebih dahulu apabila menerima pesan WhatsApp atau permintaan donasi yang mengatasnamakan saya. Jangan langsung melakukan transfer sebelum memastikan kebenaran informasi tersebut,” ujarnya.

Novalina juga menegaskan tidak pernah memberikan kewenangan kepada pihak mana pun untuk menggunakan nama dan identitasnya dalam kegiatan penghimpunan dana tersebut.

“Saya tidak pernah memberikan kewenangan kepada siapa pun untuk menggunakan nama dan identitas saya dalam kegiatan penghimpunan dana tersebut. Jika ada pihak yang menerima pesan seperti itu, mohon jangan dilayani dan segera lakukan verifikasi,” jelasnya.

Ia mengingatkan masyarakat untuk menerapkan prinsip “saring sebelum sharing dan cek sebelum transfer”, terutama terhadap informasi yang berkaitan dengan permintaan uang atau donasi.

Masyarakat yang menerima pesan serupa diimbau tidak memberikan data pribadi atau mengirimkan uang sebelum melakukan verifikasi melalui saluran resmi. Bukti percakapan juga sebaiknya disimpan apabila diperlukan untuk penelusuran lebih lanjut.

KESIMPULAN

Klaim bahwa Sekda Provinsi Sulawesi Tengah Novalina menggunakan nomor WhatsApp yang beredar untuk menghimpun donasi Jambore Anak Yatim Al Hilal 2026 tidak benar. Nomor tersebut bukan milik Novalina. Pencantuman nama “Novalina Sekpr…” pada kontak WhatsApp tidak membuktikan kepemilikan nomor tersebut oleh Sekda Sulteng.

Rujukan

Waspada Penipuan! Nomor WhatsApp Dicatut Mengatasnamakan Sekda Sulteng untuk Donasi Jambore Anak Yatim

TIM CEK FAKTA PALUPOSO.ID

 

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Cek Fakta: Benarkah Polisi Akan Membiarkan Demo Ricuh di Palu?

1 September 2025 - 10:45 WITA

Cari Kebenaran Berita Kini Bisa via WhatsApp

10 Agustus 2025 - 22:33 WITA

Koalisi Kritik Label ‘Click-Bait’ dan Propaganda Pemerintah dalam Cek Fakta

14 Juni 2025 - 10:03 WITA

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) bersama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) yang tergabung dalam Koalisi Cek Fakta pada tanggal 3 Juni menyelenggarakan audiensi dengan Dewan Pers

Waspadai Penipuan! Akun Facebook Palsu Gunakan Nama Mirip Pj. Bupati Parigi Moutong

30 April 2025 - 09:06 WITA

Klaim Kompensasi untuk Korban Pertamax Oplosan Adalah Konten Palsu

16 Maret 2025 - 21:33 WITA

Unggahan berisi tautan “klaim kompensasi untuk korban pertamax oplosan” merupakan konten palsu (fabricated content). Foto: TurnBackHoax

Nama Sekdaprov Sulteng Dicatut, Masyarakat Diminta Waspada

16 Maret 2025 - 16:37 WITA

Tangkapan layar profil WhatsApp palsu yang mencatut nama dan foto Sekdaprov Sulawesi Tengah, Novalina. Gambar ini telah diberi label "FAKE" untuk menegaskan bahwa nomor tersebut bukan milik resmi Sekdaprov. Masyarakat diminta waspada terhadap modus penipuan seperti ini.
Trending di Cek Fakta