Menu

Mode Gelap

News · 6 Apr 2023 15:54 WITA ·

Beras Bantuan Pemerintah Mulai Disalurkan di Palu, Ini Syarat Mendapatkannya

badge-check

Redaksi


 Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menyalurkan program pemerintah berupa beras kepada masyarakat. Foto: Humas Pemkot Palu Perbesar

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menyalurkan program pemerintah berupa beras kepada masyarakat. Foto: Humas Pemkot Palu

Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional RI mulai menyalurkan beras cadangan pangan di Kota Palu, Sulawesi Tengah hari ini, Kamis, 6 Maret 2023.

Penyaluran pertama beras pemerintah itu disalurkan di Kelurahan Watusampu, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu.

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, mengatakan, yang ingin mendapatkan bantuan atau subsidi beras dari pemerintah, syaratnya cukup mudah, yaitu masuk dan terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS.

Begitupun bagi masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan beasiswa, modal usaha, BPJS gratis. Syaratnya masuk dalam DTKS.

“Agar masyarakat yang berekonomi lemah, namun belum masuk dalam DTKS, agar mendaftarkan dirinya. Sehingga dari dinas terkait nantinya, akan melakukan survei untuk memastikan masyarakat yang bersangkutan,” kata Hadianto Rasyid.

Lanjut Hadianto, program yang diberikan oleh pemerintah tersebut memang tujuannya adalah membantu. Makanya yang dibantu betul-betul dipastikan, layak dibantu.

Secara khusus, Hadianto Rasyid meminta kepada Dinas Sosial Kota Palu dan para lurah, agar masyarakat yang sudah masuk dalam DTKS dapat dilakukan verifikasi kembali, karena masih banyak keluhan yang ada di lapangan.

“Hari ini, kita dapat bantuan beras dari Pemerintah. Ingat, bahwa Pemerintah Kota Palu juga setiap bulan melaksanakan pasar murah. Penerima manfaat dari pasar murah itu, semua kita yang masuk dalam DTKS,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa program penyaluran beras cadangan pangan ini merupakan instruksi dari Pemerintah Pusat kepada Bulog untuk memberikan bantuan kepada masyarakat.

Hadianto Rasyid meminta agar masyarakat memanfaatkan bantuan yang diberikan dengan sebaik-baiknya, baik dari pasar murah Pemerintah Kota Palu maupun dari pemerintah pusat.

Ia juga mengingatkan, agar masyarakat berbelanja bahan makanan sesuai dengan kebutuhan beberapa hari saja, sehingga tidak ada lagi belanja kebutuhan makan dalam satu bulan.

“Apalagi ini mau lebaran, beli banyak-banyak, akhirnya apa, _navau_ (busuk, red). Upayakan beli sesuai kebutuhan. Lombok, tomat, maupun bahan lainnya itu sesuai,” katanya.

Menurut Hadianto Rasyid, apabila masyarakat berbelanja melebih kebutuhannya, itu dapat mempengaruhi ketersediaan barang di pasar. Kalau barang di pasar cepat habis, akhirnya harga barang melambung.

Sehingga, dibutuhkan kerja sama antara Pemerintah dan masyarakat untuk mengendalikan harga bahan pokok, supaya tidak melambung tinggi.

Turut hadir dalam kesempatan ini yakni, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tengah, Mulyono, Kepala Dinas Sosial Kota Palu, Lurah Watusampu, dan lainnya. *(Alan)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

Baca Lainnya

Waspada, Video Hoaks Pengungsi Rohingya Beredar Selama Tahapan Pemilu 2024

25 Februari 2024 - 18:26 WITA

Rangking Satu HPSN 2024 Resmi Digelar di Palu

24 Februari 2024 - 17:32 WITA

Kenali Model dan Alat Mendeteksi Rekaman Suara AI

23 Februari 2024 - 23:02 WITA

Pemkot Palu: Pajak 10 Persen untuk Kepentingan Rakyat

21 Februari 2024 - 23:06 WITA

pajak daerah

AMSI Harapkan Perpres Publishers Rights Dorong Ekosistem Bisnis Media Jadi Lebih Baik

21 Februari 2024 - 12:14 WITA

Pemkot Palu Target PAD 2024 sebesar Rp 1,6 Triliun

20 Februari 2024 - 22:40 WITA

Trending di Bisnis