Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, meminta pengawasan terhadap aktivitas penangkapan ikan di wilayah perairan daerah diperkuat karena masih ditemukan praktik yang merugikan masyarakat pesisir.
Pernyataan itu disampaikan Erwin saat menghadiri kegiatan halal bihalal tingkat Kecamatan Balinggi, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, aktivitas penangkapan ikan yang tidak sesuai aturan masih menjadi perhatian pemerintah daerah karena berdampak pada keberlanjutan sumber daya laut dan penghasilan nelayan.
“Ilegal fishing ini sangat berdampak bagi masyarakat pesisir. Ini menjadi perhatian serius yang harus kita tangani bersama,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sambutan awal pemerintah daerah dibacakan Sekretaris Daerah Zulfinasran yang hadir lebih dahulu mewakili pemerintah kabupaten.
Selain menyinggung pengawasan perairan, pemerintah daerah juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama drainase dan selokan di wilayah permukiman.
Zulfinasran juga meminta pemerintah kecamatan dan desa memperhatikan pohon-pohon tua yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Kita tidak ingin kejadian pohon tumbang terulang kembali. Pohon yang berisiko harus segera ditangani,” katanya.
Terkait tenaga PPPK, pemerintah daerah menegaskan hingga kini belum ada kebijakan untuk merumahkan tenaga tersebut, meski evaluasi tetap berjalan.
Usai rangkaian acara, Erwin Burase tiba di lokasi dan menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kehadirannya karena agenda pemerintahan di tingkat provinsi.
Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus mencari solusi terhadap berbagai persoalan daerah, termasuk sektor kelautan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir.
ADV-PPID








