Menu

Mode Gelap

Bisnis · 23 Jan 2026 08:09 WITA ·

Setahun Anwar Hafid: Gaya Populis dan Program Pro Rakyat

badge-check

Redaksi


 Gubernur Sulteng, Anwar Hafid. Foto: Tim Media Gubernur Sulteng Perbesar

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid. Foto: Tim Media Gubernur Sulteng

Menjelang satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, sejumlah pengamat menilai arah kebijakan pemerintah provinsi menunjukkan kecenderungan populis dengan penekanan pada program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Pengamat politik Universitas Tadulako, Nuralam, menilai kepemimpinan Anwar Hafid konsisten dengan komitmen politik yang disampaikan sejak awal masa jabatan, terutama melalui implementasi sembilan program unggulan BERANI.

“Dalam hampir satu tahun ini, kepemimpinan Anwar Hafid terlihat lebih populis. Hal ini bisa dibaca sebagai upaya memenuhi komitmen politik, sekaligus dipengaruhi oleh kondisi keuangan daerah, dinamika birokrasi, dan perhitungan menuju kontestasi politik berikutnya,” kata Nuralam, Kamis (22/1/2026).

Menurut dia, dua program yang paling menonjol dan dirasakan langsung oleh masyarakat adalah BERANI Cerdas dan BERANI Sehat.

Melalui BERANI Cerdas, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dinilai memperluas kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di daerah, termasuk menjalin kerja sama dengan institusi pendidikan nasional seperti Institut Teknologi Bandung. Langkah ini dipandang sebagai strategi meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara jangka panjang.

Di sektor kesehatan, program BERANI Sehat menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat Sulawesi Tengah dengan menggunakan KTP. Kebijakan ini, menurut Nuralam, memperkuat peran negara dalam menjamin akses dasar kesehatan bagi warga.

“Dari sembilan program BERANI, yang paling menonjol di ruang publik saat ini adalah BERANI Cerdas dan BERANI Sehat,” ujarnya.

Secara umum, Nuralam menilai Anwar Hafid menunjukkan peran yang cukup signifikan dalam penataan arah pemerintahan dan kebijakan publik di Sulawesi Tengah.

Ia menilai langkah penyusunan komposisi baru pemerintahan menjadi sinyal strategi dan visi yang sedang dibangun untuk memperkuat efektivitas birokrasi.

Selain itu, Anwar Hafid juga dinilai aktif membangun jejaring strategis, baik di lingkungan pemerintah provinsi maupun dengan lembaga nonstruktural. Pendekatan ini disebut mencerminkan gaya kepemimpinan yang kolaboratif dan berorientasi pada penguatan ekosistem pemerintahan.

“Proses implementasi tentu masih berjalan dan tidak mudah diukur dalam waktu singkat. Namun, penyusunan komposisi pemerintahan dan penguatan jejaring bisa menjadi petunjuk arah kebijakan yang akan ditempuh ke depan,” kata Nuralam.

TIM

Artikel ini telah dibaca 47 kali

Baca Lainnya

Pemprov Sulteng Ajukan 6 Raperda, Fokus Pendidikan hingga PAD

10 Maret 2026 - 19:07 WITA

Pemprov Sulteng Ajukan 6 Raperda, Fokus Pendidikan hingga PAD

Bupati Parigi Moutong Usulkan 61 Dapur MBG

10 Maret 2026 - 16:21 WITA

Model bangunan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Tengah.

Kuota 170 Desa, Baru 14 Kopdes Merah Putih Dibangun di Parigi Moutong

10 Maret 2026 - 16:04 WITA

Bupati Parigi Moutong menyebut baru 14 desa membangun Kopdes Merah Putih dari kuota 170 desa yang diberikan pemerintah pusat.

Bupati Parigi Moutong Ajak Desa Optimalkan Program di Tengah Efisiensi Anggaran

10 Maret 2026 - 15:45 WITA

Bupati Parigi Moutong Ajak Desa Optimalkan Program di Tengah Efisiensi Anggaran

Wali Kota Palu Target Kawasan Silabeta Rampung 2027

10 Maret 2026 - 04:48 WITA

Wali Kota Palu Target Kawasan Silabeta Selesai 2027

Hadianto Kumpulkan OPD, Minta Bergerak Cepat Perkuat Birokrasi

23 Februari 2026 - 11:57 WITA

Wali Kota Hadianto memimpin rapat bersama pimpinan OPD membahas penguatan reformasi birokrasi.
Trending di Bisnis