Menu

Mode Gelap

Bisnis · 11 Agu 2025 15:29 WITA ·

Gubernur Anwar Hafid Antar Bandara Mutiara Sis Al Jufri Naik Kelas Jadi Internasional

badge-check

Redaksi


 Gubernur Anwar Hafid Antar Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Naik Kelas Jadi Internasional. Foto: Tim Media Gubernur Sulteng Perbesar

Gubernur Anwar Hafid Antar Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Naik Kelas Jadi Internasional. Foto: Tim Media Gubernur Sulteng

Tiga bulan sejak mengajukan usulan ke pemerintah pusat, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memetik hasilnya. Bandara Mutiara SIS Al Jufri Palu kini resmi berstatus Bandara Internasional penuh.

Kenaikan status itu tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 dan KM 38 Tahun 2025.

Dengan demikian, bandara kebanggaan warga Sulteng ini tak lagi terbatas melayani penerbangan charter, melainkan juga penerbangan reguler dari dan ke luar negeri.

“Kita bersyukur, usulan yang kita sampaikan alhamdulillah membuahkan hasil. Bandara Mutiara SIS Al Jufri saat ini adalah Bandara Internasional,” kata Anwar Hafid, Senin lalu.

Pagi sebelum pengumuman, Anwar memimpin rapat koordinasi untuk memetakan kebutuhan enam bulan ke depan sebelum penerbangan internasional resmi beroperasi. Agenda mencakup koordinasi administrasi dengan Bea Cukai, Imigrasi, dan Karantina agar seluruh dokumen dan sistem memenuhi standar internasional. Penempatan serta pelatihan petugas di pos-pos pelayanan internasional juga dipercepat.

Peralatan pendukung tengah disiapkan, termasuk pengadaan mesin X-ray senilai Rp 2–2,5 miliar untuk pemeriksaan keamanan. Syarat teknis lain, seperti rekomendasi dari Kementerian Pertahanan, juga akan dipenuhi.

“Kami mohon doa dan dukungan semua pihak. Ini kebanggaan kita bersama. Sultan Nambaso!” ujar Anwar.

Pertimbangan lain penetapan status internasional adalah mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu. Status ini lebih luas dibanding Bandara IMIP di Morowali yang hanya memperoleh izin penerbangan internasional charter selama satu tahun.

Anwar menekankan pentingnya memperpanjang landasan pacu agar pesawat berbadan lebar seperti Airbus A330 bisa terbang langsung ke Tiongkok atau rute jarak jauh lain tanpa transit.

Saat ini landasan sepanjang 2.500 meter mengharuskan pesawat melakukan technical landing di Aceh atau Kuala Namu untuk pengisian bahan bakar.

Perpanjangan 500 meter, sesuai standar Kementerian Perhubungan, diyakini bakal memangkas biaya perjalanan sekaligus membuka peluang haji dan umrah langsung dari Palu.

Pemprov Sulteng tengah mencari dukungan pendanaan, termasuk lewat skema CSR perusahaan besar.

Dengan status baru ini, Anwar optimistis Bandara Mutiara SIS Al-Jufri menjadi pintu gerbang utama Sulawesi Tengah ke dunia.

“Wisatawan mancanegara kini bisa datang langsung tanpa transit di kota lain,” ujarnya.

Ia berharap, era baru konektivitas udara ini mengerek pariwisata, investasi, UMKM, dan membawa dampak ekonomi signifikan bagi Sulteng. *

(ADV-PPID)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Pemprov Sulsel Pelajari Proyek Multiyears Sulawesi Tengah

28 November 2025 - 11:16 WITA

Pejabat Pemprov Sulawesi Selatan mengikuti sesi benchmarking proyek multiyears Sulawesi Tengah di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng.

Telkom KTI Bahas Pemanfaatan AI untuk Pendidikan Nasional

26 November 2025 - 22:03 WITA

Tangkapan layar materi Indibiz Insight yang membahas komponen ekosistem digital untuk pendidikan. Telkom KTI

Berani Sehat Dongkrak Peserta JKN, Sulteng Dekati UHC Award

26 November 2025 - 16:35 WITA

Pertemuan Pemprov Sulteng dan BPJS Kesehatan membahas Norma Keuangan dan peserta JKN dalam program Berani Sehat.

Parigi Moutong Susun PJPK 2025–2029 untuk Optimalkan Bonus Demografi

16 November 2025 - 17:16 WITA

Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan

TFR Parigi Moutong Naik, Pemkab Perkuat Program Keluarga

16 November 2025 - 17:06 WITA

Petugas kesehatan memaparkan materi Keluarga Berencana kepada warga, termasuk tokoh masyarakat dan ibu-ibu yang mengikuti sesi penyuluhan di puskesmas.

Kualitas Tenaga Kerja Rendah, Parigi Moutong Dorong Pekerja Sesuai Keahlian

16 November 2025 - 16:33 WITA

Instruktur memberikan arahan kepada peserta pelatihan otomotif di bengkel latihan BLK, dengan peserta lain mengikuti pelatihan menjahit dan TI di latar belakang.
Trending di Bisnis