Menu

Mode Gelap

Bisnis · 23 Jun 2025 21:43 WITA ·

Pemda Parigi Moutong Siaga Tekan Inflasi Libur Sekolah

badge-check

Redaksi


 Pegawai Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengikuti rapat koordinasi virtual pengendalian inflasi daerah dari Ruang Rapat Bupati, Senin, 23 Juni 2025. Rapat ini membahas strategi menghadapi lonjakan harga menjelang libur sekolah. Foto: Diskominfo Parimo Perbesar

Pegawai Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengikuti rapat koordinasi virtual pengendalian inflasi daerah dari Ruang Rapat Bupati, Senin, 23 Juni 2025. Rapat ini membahas strategi menghadapi lonjakan harga menjelang libur sekolah. Foto: Diskominfo Parimo

Pelaksana tugas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Parigi Moutong, Syamsu Najamudin, mengikuti rapat koordinasi nasional pengendalian inflasi daerah secara virtual, Senin pagi, 23 Juni 2025. Rapat yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, itu diikuti jajaran pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah dari seluruh Indonesia.

Dalam rapat tersebut, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyoroti potensi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur sekolah 2025. Peningkatan pergerakan ini, kata Widiyanti, menjadi peluang sekaligus tantangan, terutama dalam menjaga stabilitas harga di sektor konsumsi dan jasa pariwisata.

“Libur sekolah merupakan momen utama peningkatan mobilitas masyarakat dan aktivitas sektor pariwisata. Namun, tingginya intensitas ini juga berisiko menimbulkan tekanan inflasi, gangguan keamanan, dan dampak bencana,” ujar Widiyanti dalam paparannya.

Kementerian Pariwisata, lanjut dia, telah menerbitkan Surat Edaran Nomor SE/3/HK.01.03/MP/2025 yang berisi panduan antisipasi libur sekolah. Surat tersebut mengimbau pengelola destinasi wisata, pelaku usaha pariwisata, serta pemerintah daerah untuk menjaga kualitas pelayanan dan memastikan keamanan serta kenyamanan pengunjung.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini, melaporkan bahwa inflasi year-to-date (ytd) hingga Mei 2025 mencapai 1,19 persen. Komoditas utama penyumbang inflasi masih didominasi oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Adapun indeks perkembangan harga (IPH) pada pekan ketiga Juni 2025 menunjukkan kenaikan di 15 provinsi, penurunan di 21 provinsi, dan stabil di dua provinsi. Kenaikan IPH terutama disebabkan oleh harga beras, cabai rawit, dan cabai merah.

Rakor tersebut menjadi bagian dari upaya nasional menjaga daya beli masyarakat menjelang masa puncak konsumsi pertengahan tahun. **(ADV-PPID)

Artikel ini telah dibaca 50 kali

Baca Lainnya

Produksi Emas 100 Gram Dikenai Iuran Rp 20,1 Juta di Sulawesi Tengah

9 September 2026 - 09:38 WITA

emas batangan hasil tambang rakyat

Menanam Pohon di Pesisir Palu, Imelda Mengajak Berbagai Pihak Berkolaborasi

8 September 2026 - 22:00 WITA

Menanam Pohon di Pesisir Palu, Wakil Wali Kota Palu Imelda Mengajak Berbagai Pihak Berkolaborasi

Program Berani Cerdas Sulteng Telah Menjangkau 23.569 Mahasiswa

8 September 2026 - 09:13 WITA

Baliho program Berani Cerdas Sulteng dengan foto Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

7 September 2026 - 18:37 WITA

Wawali Palu Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Perkuat Pemantauan Harga

Dubes Jerman Ralf Beste Tiba di Palu, Disambut Gubernur Anwar Hafid

26 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Gubernur Anwar Hafid berdialog dengan Duta Besar Jerman Ralf Beste di Palu

Palu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Penyakit Infeksi Emerging

26 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Suasana perawatan pasien di rumah sakit dengan tenaga kesehatan dan perangkat infus
Trending di Kesehatan