Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 15 Nov 2021 21:55 WITA ·

Vaksinasi Corona di Sulteng Baru Capai 44 Persen

badge-check

Redaksi


 Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah, dr Komang Adi Sujendra. Foto: Palu Poso Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah, dr Komang Adi Sujendra. Foto: Palu Poso

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah melaporkan vaksinasi corona di Sulteng baru mencapai 44,8 persen dari sasaran vaksinasi yaitu sebanyak sebanyak 2.135.907 jiwa penduduk Sulawesi Tengah.  

“Semua kabupaten jika di rata-ratakan, jadi untuk Sulawesi Tengah sasaran vaksinasi kepada masyarakat sudah mencapai 44,8 persen,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah, dr Komang Adi Sujendra kepada media ini di kantornya, Jalan Kartini, Kota Palu, Senin, 15 November 2021. 

Sementara yang baru menjalani vaksinasi hingga saat ini mencapai 957.333 jiwa dari data per 12 November 2021. 

Kemudian, pada dosis kedua, vaksinasi baru tercapai 25,1 persen atau dengan angka absolut 536.279 ribu jiwa. 

Ia menambahkan, capaian tertinggi vaksinasi di Sulawesi Tengah adalah Kabupaten Morowali sebesar 78 persen. Di urutan ke dua, Kota Palu sebesar 66 persen, disusul Kabupaten Buol 58 persen, Morowali Utara 54 persen, dan Donggala hampir mencapai 50 persen. 

Sehingga, ia menyimpulkan rata-rata angka capaian vaksinasi di semua provinsi berada pada peringkat 44,8 persen. 

Ia mengungkapkan, target dari pemerintah di akhir tahun harus mencapai 70 persen terhadap keseluruhan jumlah penduduk di Sulawesi Tengah. 

Ia juga mengaku target tersebut terbilang berat. Namun, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin memenuhi target vaksinasi di November 2021 mencapai angka 60 persen. 

“Agak berat sebenarnya. Di November ini ditargetkan 60 persen. Agak berat,” ujarnya. 

“Untuk jenis vaksin yang ada di Sulawesi Tengah adalah Zinovac, Moderna, Astra Zeneca,dan Pfizer,” tambahnya. 

 

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Komitmen Pemkot Palu dalam Wawancara Paritrana Award 2024

27 Februari 2024 - 17:22 WITA

YPKN Sosialisasikan Bahaya Kanker dan Tumor di Parigi Moutong

26 Februari 2024 - 20:19 WITA

Zulfinasran: Kesehatan Publik Prioritas Utama Pemerintah Parigi Moutong

12 Februari 2024 - 16:34 WITA

Cek Fakta: Ganjar Pranowo Sebut Anggaran Kesehatan Terpotong, Benarkah?

5 Februari 2024 - 11:32 WITA

Cek Fakta: Klaim Penyakit Jantung dan Stroke Jadi Penyebab Utama Kematian di Indonesia

5 Februari 2024 - 10:18 WITA

Menkes Budi Tinjau Fasilitas Kesehatan di Tojo Una-una

6 Januari 2024 - 13:27 WITA

Trending di Kesehatan