Menu

Mode Gelap

Bisnis · 24 Jul 2022 15:14 WITA ·

Realisasi Investasi Sulteng Posisi Ketiga Nasional, Tembus Rp 32,10 Triliun

badge-check

Redaksi


 Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Foto: Istimewa Perbesar

Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Foto: Istimewa

Realisasi investasi Sulteng sepanjang periode April-Juni atau Kuartal II 2022 mencapai Rp 32,10 triliun.

Lima besar kabupaten kota penyumbang realisasi terbesar adalah Kabupaten Morowali Rp 29,261 triliun; Kabupaten Morowali Utara Rp 1,455 triliun; Kota Palu Rp 331,72 miliar; Kabupaten Banggai Rp 322,20 miliar dan Kabupaten Poso Rp 255,31 miliar.

Sebelumnya pada Kuartal I 2022 atau Januari-Maret, realisasi investasi Sulteng mencapai Rp 20,02 triliun.

Realisasi Kuartal II juga mengalami peningkatan hampir 4 kali atau sebesar 371,96% dibandingkan dengan Kuartal II tahun 2021 yang hanya sebesar 8,63 triliun.

Atas capaian ini, Gubernur Sulteng Rusdy Mastura merasa puas dan mengapresiasi kinerja Dinas Penanaman Modal dan PTSP (DPMPTSP) yang konsisten dalam mewujudkan ekosistem investasi dan berusaha yang ramah bagi pelaku usaha.

“Dengan kerja cepat, semoga Sulawesi Tengah menjadi daerah primadona, destinasi ramah investasi di Indonesia,” kata Gubernur Sulteng Rusdy Mastura di sela-sela pembukaan MTQ ke-29 di Banggai, Sabtu malam (23/7).

Terlebih lagi peningkatan ini membawa dampak positif bagi penyerapan tenaga kerja yang menembus 18.801 tenaga kerja pada periode semester I Tahun 2022.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Moh. Rifani Pakamundi, menerangkan bahwa capaian ini menempatkan Sulteng di peringkat 3 secara nasional di bawah Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Serta Kabupaten Morowali memperoleh peringkat pertama se Indonesia mengalahkan Jakarta Selatan di posisi ke dua.

“Detailnya (realisasi) kita meraih 32,10 triliun dengan besaran PMA 31,25 triliun dan PMDN 848 miliar atau menyumbang 10,6% dari total realisasi investasi Indonesia (Kuartal II) sebesar 302,2 triliun,” jelasnya, mengutip rilis dari Kementerian Investasi/BKPM RI belum lama ini.

Ia juga menuturkan bahwa Sulteng masih menjadi jawara realisasi investasi PMA di Indonesia.

Sepanjang semester 1 Tahun 2022 urainya, Sulteng menyumbang 16,2% dari total realisasi investasi PMA atau sebesar 3,5 miliar USD.

Namun demikian, Gubernur Rusdy Mastura meminta supaya terus melakukan upaya-upaya progresif untuk memperkecil margin realisasi PMA dan PMDN yang sangat tajam.

Di antaranya melalui kegiatan kemitraan antara pelaku non UKM dengan pelaku UKM.

Selain itu, ia menginfokan bahwa sampai dengan Juni 2022 telah diterbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB) berdasarkan data dari Online Single Submission (OSS) Berbasis Resiko sejumlah 5.489.

Dengan rincian 5.366 pelaku UKM dan 123 pelaku non UKM dengan jumlah sebaran 20.793 proyek pada kabupaten kota di Sulteng. * (Tim)

Artikel ini telah dibaca 126 kali

Baca Lainnya

Hadianto Rasyid Raih Penghargaan Kepala Daerah Terbaik di Ajang Baznas Award 2024

29 Februari 2024 - 23:19 WITA

Pemkot Palu: Pajak 10 Persen untuk Kepentingan Rakyat

21 Februari 2024 - 23:06 WITA

pajak daerah

Pemkot Palu Target PAD 2024 sebesar Rp 1,6 Triliun

20 Februari 2024 - 22:40 WITA

Harga Bahan Pokok di Palu: Dari Beras hingga Cabai Rawit Melonjak Tinggi

20 Februari 2024 - 21:16 WITA

Zulkifli Ajak Bersama Dukung Keamanan Pangan di Palu

19 Februari 2024 - 11:32 WITA

Koordinasi Virtual TPID Kota Palu: Antisipasi Inflasi Menuju Ramadhan

19 Februari 2024 - 11:04 WITA

Trending di Bisnis