Menu

Mode Gelap

Sulawesi Tengah · 11 Jun 2025 18:54 WITA ·

Pemda Parigi Moutong Tutup Sementara Tambang di Kayuboko

badge-check

Redaksi


 Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, meninjau lokasi tambang Kayuboko bersama tim untuk memastikan penataan sesuai aturan dan menjaga lingkungan. Foto: Diskominfo Parimo Perbesar

Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, meninjau lokasi tambang Kayuboko bersama tim untuk memastikan penataan sesuai aturan dan menjaga lingkungan. Foto: Diskominfo Parimo

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berkomitmen menertibkan aktivitas pertambangan di Desa Kayuboko. Wakil Bupati Abdul Sahid, dalam kunjungannya ke lokasi tambang pada Rabu, 11 Juni 2025, menyatakan bahwa kegiatan penambangan sementara akan dihentikan guna memastikan semua berjalan sesuai aturan hukum dan memperhatikan keselamatan lingkungan.

“Kami tidak anti tambang, tetapi harus ditata dulu. Jika dibiarkan, masyarakat sendiri yang akan menanggung risiko ketika bencana melanda,” ujar Abdul Sahid kepada tokoh masyarakat, kepala desa, dan perwakilan OPD yang hadir.

Wabup juga menyampaikan salam dari Bupati Erwin Burase, yang berhalangan hadir karena masih dalam perjalanan dari Jakarta.

Pemerintah Kabupaten berencana membentuk Satgas Penertiban Tambang untuk mengevaluasi seluruh aktivitas pertambangan, khususnya yang belum mengantongi izin resmi.

“Satgas ini akan menghentikan sementara kegiatan tambang. Setelah tertata, masyarakat dapat kembali bekerja secara legal,” tegas Wabup.

Abdul Sahid mengapresiasi inisiatif pembentukan koperasi pertambangan rakyat di Kayuboko sebagai langkah menuju legalitas. Ia memastikan bahwa proses pengurusan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) akan mendapat dukungan penuh pemerintah.

“Kami minta semua OPD mempermudah pengurusan izin. Ini demi kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menyoroti risiko pertambangan ilegal, seperti kerusakan lingkungan dan konflik sosial. Ia meminta masyarakat untuk menghindari aksi demonstrasi yang dapat memicu pencabutan izin tambang secara permanen oleh pemerintah pusat.

“Jangan demo. Kalau ada masalah, bentuk tim dan ajukan langsung ke pemerintah. Kami pasti mendengarkan,” imbuhnya.**(ADV-PPID)

Artikel ini telah dibaca 100 kali

Baca Lainnya

Dubes Jerman Ralf Beste Tiba di Palu, Disambut Gubernur Anwar Hafid

26 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Gubernur Anwar Hafid berdialog dengan Duta Besar Jerman Ralf Beste di Palu

Palu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Penyakit Infeksi Emerging

26 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Suasana perawatan pasien di rumah sakit dengan tenaga kesehatan dan perangkat infus

Gubernur Anwar Hafid Buka POPDA XXIV Sulteng, Bidik 10 Besar PON 2028

26 Agustus 2026 - 10:16 WITA

Gubernur Anwar Hafid bersama jajaran saat pembukaan POPDA XXIV Sulawesi Tengah 2026 di Kabupaten Buol.

Gubernur Anwar Hafid Letakkan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Buol

25 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Gubernur Anwar Hafid melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Buol.

Dari Sichuan ke Walatana, Gubernur Anwar Hafid Dorong Pertanian Sulteng Naik Kelas

19 Agustus 2026 - 08:13 WITA

Mesin panen memanen padi di Desa Walatana, Sigi, Sulawesi Tengah.

Gubernur Anwar Hafid Galang Rp 1 Miliar untuk Korban Gempa NTT

18 Agustus 2026 - 14:21 WITA

Gubernur Anwar Hafid menyapa warga dalam acara malam perayaan HUT ke-81 RI di Parigi Moutong.
Trending di Sulawesi Tengah