Menu

Mode Gelap

News · 20 Mar 2023 16:42 WITA ·

Meski Sudah Minta Maaf, Nakes Puskesmas Lambunu Tetap Diberi Sanksi dari Dinkes Parimo

badge-check

Redaksi


 Dinkes Parimo menggelar rapat terkait sanksi kepada Rinto dan dua rekannya. Foto: istimewa Perbesar

Dinkes Parimo menggelar rapat terkait sanksi kepada Rinto dan dua rekannya. Foto: istimewa

Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong menjatuhkan sanksi kepada tiga tenaga kesehatan Puskesmas Lambunu 2 usai video merendahkan pengguna BPJS viral di media sosial.

Informasi yang dihimpun tim PaluPoso.id, Rinto bersama dua rekannya tetap diberikan sanksi dari Dinkes Parimo meski telah meminta maaf secara terbuka.

Ketua DPD PPNI Parimo Mohammad Husain mengatakan, sanksi yang diberikan kepada Rinto dan dua rekannya belum dirilis oleh Dinkes Parimo.

Tetapi melalui hasil rapat bersama tadi, terdapat dua putusan.

Pertama, Rinto bersama dua rekannya tidak melakukan pelayanan langsung selama 3 bulan.

Kedua, Rinto bersama dua rekannya membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan hal serupa.

“Belum rilis,” ucap Muhammad Husain kepada tim PaluPoso.id.

Sementara itu, Ketua DPW PPNI Sulteng Masri Daeng Taha mengungkapkan, DPW PPNI Sulteng akan menggelar rapat Pleno untuk memberikan sanksi kepada oknum nakes tersebut.

Olehnya, Masri Daeng Taha mengimbau agar kejadian tersebut dapat menjadi pelajaran bagi seluruh tenaga kesehatan khususnya perawat, agar tidak lagi membuat konten yang bersifat sensitif, apalagi terkait pelayanan.

Sebab, tugas dan tanggungjawab dari seorang perawat ialah memberikan pelayanan yang maksimal agar pasien merasa nyaman dan bisa cepat kembali sehat.

“Ini cukup dijadikan pelajaran bagi semua tenaga perawat di Sulawesi Tengah agar bijak bersosial media,” imbuh Masri Daeng Taha

 

Sebelumnya Rinto bersama kedua rekannya sudah membuat video klarifikasi dan meminta maaf secara langsung kepada masyarakat.

Didalam video klarifikasi tersebut, Rinto menegaskan tidak ada perbedaan pelayanan antara pengguna BPJS dengan umum di Puskesmas Lambunu 2.

“Sekali lagi kami memohon maaf atas ketidaknyamanan atas video kami,” ungkapnya.

Artikel ini telah dibaca 124 kali

Baca Lainnya

Taufan-Mugni Janji Sejahterakan Pewarta Foto jika Terpilih Ketua dan Sekretaris PFI Palu periode 2024-2027

19 Juli 2024 - 19:38 WITA

Taufan dan Mugni

Pemkot Palu Larang Peserta Didik Bawa Kendaraan ke Sekolah

18 Juli 2024 - 15:13 WITA

Siswa Mengendarai Sepeda Motor ke Sekolah

Akui Bersalah, Dirlantas Polda Sulteng Minta Maaf ke Jurnalis SCTV Palu

18 Juli 2024 - 13:33 WITA

Dirlantas Polda Sulteng Kombes Pol Dodi Darjanto menyampaikan permohonan maaf kepada Syamsuddin Tobone, Jurnalis SCTV Palu

Dirlantas Polda Sulteng Dikecam Diduga Lecehkan Wartawan SCTV Palu

18 Juli 2024 - 12:44 WITA

Jagokan Erwin Burase di Pilkada 2024, Ini Harapan Petani Parigi Moutong

17 Juli 2024 - 14:39 WITA

Jagokan Erwin Burase di Pilkada 2024, Ini Harapan Petani Parigi Moutong

Pertama di Sulteng, 24 Bus TransPalu Akan Beroperasi Oktober 2024

17 Juli 2024 - 11:12 WITA

Wali Kota Palu meninjau langsung progres pengerjaan Bus TransPalu di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa, 16 Juli 2024.
Trending di Bisnis