Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 1 Nov 2023 18:42 WITA ·

Komitmen Sekda untuk Reduksi Stunting di Parigi Moutong

badge-check

Redaksi


 Komitmen Sekda Zulfinasran untuk Reduksi Stunting di Parigi Moutong. Foto: Diskominfo Parimo Perbesar

Komitmen Sekda Zulfinasran untuk Reduksi Stunting di Parigi Moutong. Foto: Diskominfo Parimo

Adv

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, membuka Rapat Koordinasi Teknis Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2023. Kegiatan ini berlangsung di aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong pada Rabu, 1 November 2023.

Sekda Zulfinasran, yang menyampaikan sambutan atas nama Plt. Bupati Richard Arnaldo, menekankan bahwa Stunting tetap menjadi masalah gizi yang signifikan di Indonesia.

Percepatan penurunan stunting merupakan prioritas baik di tingkat daerah maupun nasional. Ini merupakan momentum strategis untuk memperbaiki layanan-layanan seperti perawatan kesehatan ibu dan anak, klinik gizi terpadu, akses air bersih, dan pendidikan anak usia dini, dengan tujuan menciptakan perlindungan sosial yang lebih komprehensif.

Zulfinasran menegaskan bahwa Kabupaten Parigi Moutong, melalui Bappelitbangda, telah aktif melaksanakan berbagai program untuk mengurangi stunting di wilayah tersebut.

“Dalam konteks percepatan penurunan stunting di Kabupaten Parigi Moutong, saya sangat mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya tujuan dari pertemuan ini, yaitu untuk memusatkan program-program stunting di Tahun 2024,” ungkapnya.

Sekda Zulfinasran juga menjelaskan bahwa program yang direncanakan dan praktik manajemen analisis situasi dilakukan untuk mengidentifikasi masalah-masalah dalam intervensi gizi yang spesifik dan sensitif terhadap kelompok sasaran tertentu. Tujuannya adalah memberikan informasi untuk pengambilan keputusan strategis, termasuk:

  1. Prioritas dalam alokasi sumber daya yang dikelola oleh pemerintah daerah untuk layanan intervensi gizi terpadu.
  2. Prioritas dalam upaya perbaikan manajemen layanan dan peningkatan akses bagi 5 kelompok sasaran intervensi gizi terpadu.
  3. Meningkatkan integritas sistem manajemen data dalam pengambilan keputusan alokasi program stunting.
  4. Menentukan kegiatan untuk memberdayakan Pemerintah Kecamatan dan Desa guna meningkatkan integrasi layanan.

Sebelum mengakhiri sambutan Pj. Bupati, Sekda Zulfinasran menyoroti pentingnya peran sebagai Wakil Ketua 1 Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Kabupaten Parigi Moutong, dengan menekankan pentingnya kesesuaian antara perencanaan dan data.

“Perlu saya tekankan bahwa seberapa pun besar dan komprehensifnya program-program yang kita jalankan, tanpa dukungan data yang akurat dan valid, hasilnya tidak akan maksimal. Demikian pula, data yang valid dan akurat, tanpa program yang terencana dengan baik, terintegrasi, dan terindikasikan dengan jelas, juga tidak akan memberikan hasil yang baik. Kedua elemen ini—data dan perencanaan—sangat penting dan harus berfungsi dengan baik,” tambahnya.

Sekda Zulfinasran mengakhiri dengan mengajak semua peserta untuk berpartisipasi aktif dalam rapat ini sehingga informasi yang didapatkan dapat disebarluaskan ke masing-masing departemen sesuai dengan tugas dan fungsinya, dengan harapan percepatan program penurunan stunting di Kabupaten Parigi Moutong dapat tercapai. *(Tim)

Follow PaluPoso di Google News

Artikel ini telah dibaca 69 kali

Baca Lainnya

Pemda Parigi Moutong Dapat Suntikan Dana Rp 24,3 Miliar dari Gubernur Rusdy Mastura

16 Juni 2024 - 12:58 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura, menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut dan diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo.

Kota Palu Raih Penghargaan TPID Kabupaten/Kota Berkinerja Terbaik di Sulawesi

15 Juni 2024 - 10:45 WITA

Satgas Tangkap 9 Juru Parkir Liar di Palu

14 Juni 2024 - 09:42 WITA

Kota Palu Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian untuk ke-10 Kalinya

27 Mei 2024 - 21:44 WITA

Ini Pesan Khusus Wali Kota Palu kepada Jemaah Haji

26 Mei 2024 - 23:04 WITA

Jurnalis Palu Tolak Revisi UU Penyiaran

24 Mei 2024 - 21:58 WITA

Trending di News