Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Palu mendapat pelatihan penyusunan business plan melalui kolaborasi Indibiz KTI dan Rumah BUMN Telkom Palu.
Pelatihan bertema Membangun Bisnis Plan itu digelar di kantor Telkom Indonesia Witel Sulawesi Bagian Tengah, Rabu (25/2), sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas pelaku usaha agar lebih siap menghadapi tantangan bisnis di era digital.
Fasilitator dari Rumah BUMN Telkom Palu, Indriani Purnama Putri, memandu peserta memahami tahapan penyusunan rencana bisnis, mulai dari pemetaan model usaha, analisis pasar, segmentasi pelanggan, hingga strategi pengembangan usaha jangka panjang.
Peserta juga diajak membahas pentingnya perencanaan keuangan dan proyeksi pertumbuhan usaha sebagai dasar dalam mengambil keputusan bisnis.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Selain menerima materi, peserta berdiskusi langsung mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha masing-masing.
Manager SSGS Witel Sulbagteng, David Victor, mengatakan penyusunan business plan menjadi fondasi penting dalam membangun usaha yang berkelanjutan.
“Dengan perencanaan yang matang, UMKM dapat menentukan arah pertumbuhan bisnis, mengelola risiko, serta memanfaatkan peluang pasar secara lebih optimal,” ujarnya.
Menurutnya, business plan bukan sekadar dokumen administrasi, tetapi menjadi panduan dalam menentukan langkah usaha ke depan.
Ia menambahkan, Telkom melalui Rumah BUMN akan terus menghadirkan pelatihan dan pendampingan yang relevan agar UMKM semakin adaptif terhadap perubahan dan mampu bersaing di tengah perkembangan ekosistem digital.
Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten untuk mendorong pertumbuhan usaha.
ADV-PPID








