Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengajak masyarakat Parigi Moutong meninggalkan perbedaan dan prasangka dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurut Anwar, momentum setelah Idul Fitri harus menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
“Tidak boleh lagi ada sekat, perbedaan, maupun prasangka. Pemerintah dan masyarakat harus bersatu untuk membangun daerah,” ujarnya saat menghadiri halal bihalal masyarakat di Pantai Wisata Ampera, Desa Tomini, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (29/3/2026).
Ia menilai pembangunan daerah memerlukan sinergi seluruh elemen masyarakat agar program pemerintah dapat berjalan efektif.
Selain itu, Anwar juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menerima dan menyebarkan informasi, terutama di tengah arus komunikasi digital yang cepat.
Menurutnya, setiap informasi yang diterima perlu diklarifikasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Tabayun penting dilakukan supaya kita tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Anwar hadir bersama Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase.
Sementara itu, Erwin dalam sambutannya menyoroti masih adanya praktik illegal fishing di wilayah perairan Parigi Moutong dan pentingnya penguatan pengawasan di kawasan pesisir.
ADV-PPID








