Menu

Mode Gelap

Bisnis · 10 Jul 2025 09:43 WITA ·

Gubernur Sulteng Minta Dukungan AHY untuk Irigasi Petani

badge-check

Redaksi


 Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan usulan proyek irigasi strategis kepada Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono dalam pertemuan di Kantor Gubernur, Rabu, 9 Juli 2025. Foto: Tim Media Gubernur Sulteng Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan usulan proyek irigasi strategis kepada Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono dalam pertemuan di Kantor Gubernur, Rabu, 9 Juli 2025. Foto: Tim Media Gubernur Sulteng

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, mengajukan permintaan dukungan kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk melanjutkan pembangunan jaringan irigasi yang mangkrak di sejumlah wilayah di Sulteng. Infrastruktur itu dinilai vital bagi peningkatan hasil panen dan pencapaian swasembada pangan di daerah.

Dalam rapat bersama Menko AHY, di Ruang Polibu, Rabu sore, 9 Juli 2025, Anwar memaparkan lima titik irigasi yang dinilai strategis untuk menopang ketahanan pangan daerah.

Kelima titik itu meliputi Kodina dan Meko di Kabupaten Poso, Binsil di Banggai, Karaopa di Morowali, serta Sausu-Torue di Kabupaten Parigi Moutong.

Bila seluruh jaringan irigasi tersebut difungsikan, total lahan sawah yang dapat dialiri diperkirakan mencapai 126 ribu hektare.

“Dulu sempat dikerjakan, tapi tidak dilanjutkan. Akhirnya mangkrak,” kata Anwar merujuk pada proyek bendungan Kodina yang terbengkalai.

Baca juga: AHY dan Anwar Hafid Tegaskan Komitmen Pusat-Daerah Bangun Sulteng

Khusus bendungan di Sausu-Torue, Anwar mengusulkan kepada AHY agar diterapkan sistem interkoneksi untuk mengintegrasikan dua titik tersebut.

Ia menekankan, optimalisasi jaringan irigasi di Sulteng akan mendorong peningkatan produktivitas pertanian.

“Kalau aliran air lancar, panen juga bisa maksimal,” ujarnya.

Anwar optimistis, target swasembada pangan melalui program “BERANI Panen Raya” yang mengusung produksi padi 6 ton per hektare dapat tercapai jika dukungan infrastruktur irigasi dipercepat. *

(TIM)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Palu Libatkan Polisi, TNI, dan Kejaksaan Awasi Pajak Daerah

13 Maret 2026 - 15:27 WITA

Wali Kota Palu bersama Forkopimda menandatangani nota kesepahaman penguatan pengawasan pajak daerah di Kota Palu.

Telkom Sulbagteng Dorong UMKM Palu Perkuat Penjualan Saat Ramadan

13 Maret 2026 - 13:28 WITA

Peserta pelatihan UMKM Harmoni Ramadan 2026 di Kantor Telkom Palu.

Telkom Sulbagteng Dorong UKM Palu Manfaatkan Peluang Ramadan

13 Maret 2026 - 13:13 WITA

Telkom Sulbagteng Dorong UKM Palu Manfaatkan Peluang Ramadan

Indibiz KTI dan Rumah BUMN Telkom Palu Latih UMKM Susun Business Plan

13 Maret 2026 - 12:38 WITA

Pelatihan business plan UMKM oleh Rumah BUMN Telkom Palu di Kantor Telkom Witel Sulbagteng.

Di Hadapan RT/RW, Wali Kota Palu Sebut Pembangunan Tak Lagi Fokus Infrastruktur

12 Maret 2026 - 04:11 WITA

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menegaskan strategi pembangunan daerah mulai 2026 tidak lagi hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga penguatan sektor ekonomi wilayah.

Imelda Muhidin Ingatkan OPD, Program Pembangunan Jangan Hanya Jadi Wacana

12 Maret 2026 - 03:57 WITA

Wawali Palu Ingatkan OPD, Program Pembangunan Jangan Hanya Jadi Wacana
Trending di Bisnis