Selain menyampaikan belasungkawa, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase memastikan dua korban selamat dalam musibah pohon tumbang di Parigi mendapat perhatian medis maksimal.
Kunjungan dilakukan ke rumah keluarga korban di Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Sabtu (11/4/2026), lalu dilanjutkan ke rumah duka almarhum Eizan Alfariq Ramadhan (4) di Desa Boyantongo.
Dalam pertemuan tersebut, keluarga menyampaikan harapan agar dua korban yang masih dirawat di RSUD Anutaloko Parigi mendapat penanganan intensif, termasuk ruang rawat yang lebih mendukung proses pemulihan.
Korban selamat masing-masing Juita, yang dirawat di ruang Eboni 4, serta Safha Gisela Anastasya yang masih menjalani perawatan di ruang ICU setelah mengalami luka serius di bagian kepala.
Menanggapi hal itu, Erwin Burase mengatakan pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan pelayanan medis berjalan baik.
“Sebelumnya malam hari saya sudah meminta kepada pihak rumah sakit, namun saat itu ruangan VIP masih penuh,” ujarnya.
Ia meminta pihak rumah sakit terus memantau perkembangan korban dan berkomunikasi dengan keluarga terkait kebutuhan perawatan lanjutan.
Selain itu, bupati juga meminta Palang Merah Indonesia Parigi Moutong menyiapkan stok darah apabila sewaktu-waktu diperlukan untuk kebutuhan medis korban.
Dalam kesempatan yang sama, keluarga korban berharap pemerintah daerah segera melakukan pemeliharaan pohon-pohon yang dinilai rawan tumbang agar kejadian serupa tidak terulang.
“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya turut berdukacita atas musibah ini,” kata Erwin Burase.
ADV-PPID








