Menu ✖

Mode Gelap

Kriminal & Hukum · 7 Mei 2025 12:18 WITA ·

Dari Lapas Parigi, Sekda Zulfinasran Sampaikan Komitmen Sinergi Lintas Sektor

badge-check

Redaksi


 Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran (tengah), bersama jajaran saat menghadiri prosesi pisah sambut Kepala Lapas Kelas III Parigi, Kamis, 6 Mei 2025. Pemerintah daerah menegaskan komitmen mendukung pembinaan yang humanis dan sinergi lintas sektor di lingkungan pemasyarakatan. Foto: Dok. Diskominfo Parimo Perbesar

Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran (tengah), bersama jajaran saat menghadiri prosesi pisah sambut Kepala Lapas Kelas III Parigi, Kamis, 6 Mei 2025. Pemerintah daerah menegaskan komitmen mendukung pembinaan yang humanis dan sinergi lintas sektor di lingkungan pemasyarakatan. Foto: Dok. Diskominfo Parimo

Suasana haru sekaligus hangat menyelimuti Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi, Desa Olaya, Kecamatan Parigi, Selasa, 6 Mei 2025. Prosesi pisah sambut kepala Lapas menjadi penanda babak baru dalam kepemimpinan lembaga tersebut. Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, hadir mewakili Penjabat Bupati Parigi Moutong dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Zulfinasran menyampaikan apresiasi atas dedikasi Didik Niryanto, selama masa pengabdiannya sebagai Kepala Lapas.

Ia menilai Didik telah menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan tugas pembinaan dan pengelolaan warga binaan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Didik Niryanto atas pengabdiannya. Selamat menjalankan tugas di tempat baru,” kata Zulfinasran.

Estafet kepemimpinan Lapas Parigi kini berpindah ke tangan Idris Pirade Paserang.

Zulfinasran menyambut baik kehadiran Kalapas baru tersebut, seraya menyampaikan harapan akan keberlanjutan sinergi antara Lapas dan pemerintah daerah.

“Kami yakin Kalapas baru akan mampu melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dan membawa semangat baru dalam pembinaan warga binaan,” ujarnya.

Zulfinasran menekankan pentingnya sinergitas antara Lapas, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang humanis serta berorientasi pada rehabilitasi dan reintegrasi sosial.

Ia menegaskan bahwa acara pisah sambut bukan sekadar seremoni belaka.

“Ini adalah momentum penting untuk memperkuat silaturahmi, menjaga kesinambungan tugas, dan mempererat kolaborasi antarlembaga,” tuturnya.

Pemerintah daerah, kata Zulfinasran, selalu siap mendukung program positif dari Lapas.

“Kami percaya bahwa keberhasilan pembinaan warga binaan akan berdampak langsung pada ketenteraman dan ketertiban masyarakat secara luas,” katanya menutup sambutan. **(Adv)

Artikel ini telah dibaca 67 kali

Baca Lainnya

Reny Dorong Kompetisi Berjenjang untuk Cetak Atlet Berprestasi di Buol

1 November 2026 - 14:30 WITA

Berani Cup Buol Berakhir, Tornado Pajeko Juara

31 Oktober 2026 - 22:22 WITA

Kemah Berani di Poso, Reny Lamadjido Ajak Pemuda Sulteng Jadi Penjaga Perdamaian

30 Oktober 2026 - 22:06 WITA

Anwar Hafid Buka Bakti TNI AD, Infrastruktur Dasar Jadi Sasaran

30 Oktober 2026 - 12:17 WITA

Pemprov Sulteng Raih Penghargaan SKK Migas atas Dukungan Investasi

30 Oktober 2026 - 08:30 WITA

Wagub Reny Jenguk Korban Bentrokan di Palu, Ajak Warga Jaga Perdamaian

29 Oktober 2026 - 22:12 WITA

Trending di Peristiwa