Menu ✖

Mode Gelap

Cek Fakta · 4 Feb 2024 12:44 WITA ·

Cek Fakta: Hoaks Video SBY Menyatakan Dukungan kepada Pasangan Anies-Muhaimin di Pilpres 2024

badge-check

Redaksi


 Cek Fakta: Hoaks Video SBY Menyatakan Dukungan kepada Pasangan Anies-Muhaimin di Pilpres 2024 Perbesar

Sebuah video yang diklaim Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhyono (SBY) menyatakan dukungan untuk pasangan nomor urut 1 di Pilpres 2024 beredar di media sosial.

Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 31 Januari 2024. Dalam video terlihat SBY yang mengenakan kemeja batik berwarna coklat memberikan pernyataan mendukung paslon nomor urut 1.
Dalam video tersebut juga terdapat klip yang menampilkan capres nomor urut 1, Anies Baswedan yang sedang berkampanye di suatu daerah.

“Saya mendukung penuh pasangan nomor 1 karena pasangan inilah yang paling baik dan yang paling mampu untuk memimpin lima tahun mendatang.
Saya senang dengan tekatnya untuk memimpin dengan adil. Saya mendengar ada perlakuan yang tidak baik terhadap pasangan ini tetaplah tegar. Pastilah Tuhan akan melindungi dan rakyat akan membela,” demikian pernyataan SBY dalam video tersebut.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 10 ribu kali dibagikan dan mendapat 1.600 lebih komentar dari warganet.

Benarkah dalam video tersebut, SBY menyatakan dukungan kepada paslon nomor urut 1 di Pilpres 2024? Berikut penelusurannya.

Tangkapan layar Facebook, video yang diklaim menampilkan SBY menyatakan dukungan kepada pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar(Akun Facebook)

HASIL CEK FAKTA

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri video yang diklaim SBY menyatakan dukungan kepada paslon nomor urut 1 di Pilpres 2024. Hasilnya, ditemukan video identik di situs berbagi video YouTube.

Video tersebut berjudul “SBY Ajak Masyarakat Pilih Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) di Pilgub Sumut” yang diunggah kanal YouTube SBY & Demokrat for Indonesia pada 24 Juni 2018 lalu.
Berikut gambar tangkapan layarnya.

“Saya mendukung penuh pasangan nomor 1 Eramas (Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah)karena pasangan inilah yang paling baik dan yang paling mampu untuk memimpin dan memajukan Sumatera Utara lima tahun mendatang. Saya senang dengan tekatnya untuk memimpin dengan adil dan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat di provinsi ini. Saya mendengar ada perlakuan yang tidak baik terhadap pasangan ini tetaplah tegar. Pastilah Tuhan akan melindungi dan rakyat akan membela. Saya mengajak untuk memilih pasangan ini, pasangan nomor 1, Eramas pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah atau Ijeck demi masa depan Sumatera Utara yang lebih maju dan bermartabat,” demikian pernyataan SBY dalam video tersebut.

Penelusuran juga dilakukan dengan memasukkan kata kunci “pilpres 2024, sby dukung paslon nomor 1” di kolom pencarian Google Search. Namun, tidak ditemukan pernyataan SBY yang mendukung paslon nomor 1 di Pilpres 2024.

Diketahui, SBY yang juga merupakan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat telah menyatakan mengusung pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai capres-cawapres dalam Pilpres 2024.

KESIMPULAN

Video yang diklaim SBY menyatakan dukungan kepada paslon nomor urut 1 di Pilpres 2024 ternyata tidak benar. Faktanya, video tersebut merupakan momen ketika SBY menyampaikan dukungan kepada pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah di Pilkada Sumatera Utara pada 2018.

Rujukan

https://www.youtube.com/watch?v=mwfGw3xlOC

Sumber: Liputan6.com 

https://cekfakta.com/

Publish date : 2024-02-03

Artikel ini telah dibaca 98 kali

Baca Lainnya

Reny Dorong Kompetisi Berjenjang untuk Cetak Atlet Berprestasi di Buol

1 November 2026 - 14:30 WITA

Berani Cup Buol Berakhir, Tornado Pajeko Juara

31 Oktober 2026 - 22:22 WITA

Kemah Berani di Poso, Reny Lamadjido Ajak Pemuda Sulteng Jadi Penjaga Perdamaian

30 Oktober 2026 - 22:06 WITA

Anwar Hafid Buka Bakti TNI AD, Infrastruktur Dasar Jadi Sasaran

30 Oktober 2026 - 12:17 WITA

Pemprov Sulteng Raih Penghargaan SKK Migas atas Dukungan Investasi

30 Oktober 2026 - 08:30 WITA

Wagub Reny Jenguk Korban Bentrokan di Palu, Ajak Warga Jaga Perdamaian

29 Oktober 2026 - 22:12 WITA

Trending di Peristiwa