Menu

Mode Gelap

Cek Fakta · 1 Feb 2024 09:22 WITA ·

Cek Fakta: Hoaks Jokowi Bagikan Sembako di Depan Istana Jelang Pemilu 2024

badge-check

Redaksi


 Cek Fakta: Hoaks Jokowi Bagikan Sembako di Depan Istana Jelang Pemilu 2024 Perbesar

Video Presiden Joko Widodo membagikan sembilan bahan pokok atau sembako di depan Istana Negara beredar di media sosial pada Januari 2024.

Dalam video, tampak Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendokumentasikan kegiatan Jokowi.

Pembagian sembako tersebut dikaitkan dengan kampanye Pemilu 2024. Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar.

Informasi soal Jokowi membagikan sembako di depan Istana Negara dalam rangka kampanye Pemilu 2024 ditemukan di akun Facebook ini dan ini.

Berikut narasi yang disematkan pada video:
KALO sdh biasa Curang sampai kpn pun tetap curang.. Jokowi bersama menteri2nya, bagi-bagi Sembako di depan Istana. Lumayan buat bekel menjelang Pemilu?! “Luar Biasa, Pemimpin Bangsa Banget..”
Sementara akun lain menyebutkan, Jokowi memakai fasilitas negara untuk kampanye.

Konten dalam bentuk lain disebarkan oleh akun Facebook ini, dengan mengunggah tangkapan layar video pada Sabtu (27/1/2024) dengan narasi berikut:
Nyuwu sewu… punten pak Jokowi kog makin vulgar rasanya.Jalan depan istana dibuka hanya untuk bagi bagi sembako… dilakukan pas akan PEMILU yang anaknya jadi kontestan….Seperti tidak percaya diri aja bahwa tanpa sembako gak bisa ambil hati rakyat.Mana mentri sosialnya? Malah gak diajak – lalu buat apa ada mensos?

https://asset.kompas.com/crops/YxIZaEhEZoJPWPCbCzcGLPmHEBc=/126×18:1200×734/750×500/data/photo/2024/01/31/65b9d82602767.png

HASIL CEK FAKTA

Dalam video yang beredar, terdapat watermark iNews. Tim Cek Fakta menemukan video identik di kanal YouTube Official iNews, 13 April 2023. Pembagian bantuan sosial (bansos) itu juga didokumentasikan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Akun Facebook Kantor Staf Presiden Republik Indonesia menyebutkan, pembagian sembako dilakukan dalam rangka menyambut Idul Fitri 2023. Jokowi dan Erick membagikan sembako di depan Istana Negara kepada pengendara. Sebagian besar penerima, yakni pengendara ojek online dan ojek konvensional.
Kegiatan ini dilakukan tujuh bulan sebelum pengundian dan penetapan nomor urut pasangan capres-cawapres Pemilu 2024 di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (14/11/2023).

Sementara, tahapan kampanye Pemilu 2024 dimulai pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.
Jokowi kerap membagikan bansos kepada masyarakat ketika kunjungan kerja ke berbagai daerah. Misalnya, bantuan pangan, bantuan El Nino dan bantuan untuk pedagang pasar.

Dikutip dari Kompas.com, Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menjelaskan alasan Jokowi tidak mengajak Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini saat membagikan bansos.
Sembako yang diberikan berkaitan dengan cadangan pangan, sehingga lebih melibatkan Badan Urusan Logistik (Bulog) dan Badan Pangan Nasional.

Ketika ditanya kaitan pembagian bansos dengan status Risma sebagai kader PDI-P, Ari membantahnya.
“Enggak. Enggak ada (karena) status kepartaian,” kata dia, pada Senin (29/1/2024).
Sebagai konteks, PDI-P mengusung pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Sementara, putra sulung Jokowi yang juga kader PDI-P, Gibran Rakabuming Raka, maju sebagai calon wakil presiden nomor urut 2, mendampingi Prabowo Subianto.
Dalam beberapa bulan terakhir, hubungan antara Presiden Jokowi dengan PDI-P disinyalir semakin renggang.

KESIMPULAN

Video Jokowi membagikan sembako di depan Istana Negara pada 13 April 2023 disebarkan dengan konteks keliru.
Pembagian sembako saat itu dilakukan dalam rangka menyambut Idul Fitri dan tidak terkait dengan kampanye Pilpres 2024.

Rujukan

https://www.facebook.com/reel/876281030846321

https://www.facebook.com/reel/755204632743353

https://www.facebook.com/winduwati/posts/pfbid0YueNgZ3wxR642goVESLzvCZVgDx6sasUrc4RaE3jbkBBWengLN4UwSRB94YZWBn3l

https://www.youtube.com/watch?v=_-I-BHa4ZY

https://www.youtube.com/watch?v=13K7MYcrqG

https://www.facebook.com/reel/1102724037541587

https://nasional.kompas.com/read/2024/01/29/17215291/istana-akui-jokowi-tak-ajak-mensos-saat-bagikan-bansos-ini-alasannya

https://t.me/kompascomupdate

Sumber: Kompas.com

https://cekfakta.com/

Follow Berita PaluPoso di Google News

Artikel ini telah dibaca 138 kali

Baca Lainnya

Sidak Pasar Masomba, Wakil Wali Kota Palu Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

3 Maret 2026 - 23:09 WITA

Jumat Ini, Pemprov Sulteng Gelar Bukber Nambaso, Siapkan 10.000 Porsi untuk Warga

3 Maret 2026 - 21:45 WITA

Suasana Bukber Nambaso Pemprov Sulteng dengan ribuan warga dan stan UMKM di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.

ESDM Sulteng Tinjau Lokasi Longsor yang Tewaskan Pendulang Emas

20 Februari 2026 - 23:04 WITA

Lokasi longsor di WPR Kayuboko Parigi Moutong yang ditinjau Dinas ESDM Sulteng

Pilihan Ucapan Selamat Imlek 2026 Terbaru

17 Februari 2026 - 10:25 WITA

ucapan Tahun Baru Imlek 2026

Anwar Hafid Kukuhkan Pengurus KKB Sulawesi Tengah

17 Februari 2026 - 09:58 WITA

Anwar Hafid Kukuhkan Pengurus KKB Sulawesi Tengah

Di Tengah Efisiensi, Anwar Hafid: Percaya Tuhan Agar Tak Makin Berat

10 Februari 2026 - 12:47 WITA

Anwar Hafid, Gubernur Sulteng
Trending di Politik