Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 11 Apr 2026 13:09 WITA ·

Bupati Parigi Moutong Tekankan Peran PKK dan Bunda PAUD dalam Penurunan Stunting

badge-check

Redaksi


 Pelantikan Ketua TP-PKK dan pengukuhan Bunda PAUD kecamatan se-Kabupaten Parigi Moutong berlangsung di Aula Kantor Bupati Parigi Moutong, Sabtu (11/4/2026). Foto: Dok. Pemda Parigi Moutong Perbesar

Pelantikan Ketua TP-PKK dan pengukuhan Bunda PAUD kecamatan se-Kabupaten Parigi Moutong berlangsung di Aula Kantor Bupati Parigi Moutong, Sabtu (11/4/2026). Foto: Dok. Pemda Parigi Moutong

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menekankan pentingnya sinergi TP-PKK dan Bunda PAUD dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, terutama melalui percepatan penurunan stunting dan penguatan layanan pendidikan usia dini.

Pesan tersebut disampaikan dalam pelantikan Ketua TP-PKK dan Bunda PAUD kecamatan se-Kabupaten Parigi Moutong yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong, Sabtu (11/4/2026).

Sambutan Bupati dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Adrudin Nur, yang menyebut peran TP-PKK dan Bunda PAUD penting karena langsung bersentuhan dengan keluarga sebagai unit dasar pembangunan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah saat ini menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas pembangunan, termasuk pendidikan dan penanganan stunting.

“TP-PKK dan Bunda PAUD adalah motor penggerak. Kami membutuhkan kerja yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Adrudin membacakan amanat Bupati.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah juga tengah menjalankan empat prioritas utama, yakni peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi keluarga, pembangunan infrastruktur desa, serta reformasi birokrasi dan pelayanan publik.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, mengingatkan pentingnya penggunaan data yang akurat dalam menjalankan program PKK di tingkat kecamatan.

Menurutnya, data menjadi dasar penting untuk memastikan program kesehatan dan keluarga berjalan tepat sasaran.

Ia menyoroti masih tingginya tantangan di sektor kesehatan ibu dan anak, termasuk kebutuhan penguatan imunisasi dan deteksi dini penyakit di tingkat desa.

“Tanpa data yang akurat, kebijakan tidak akan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hestiwati juga menyampaikan rencana transformasi posyandu berbasis enam standar pelayanan minimal untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat hingga tingkat desa.

Pelantikan tersebut dihadiri pengurus TP-PKK kabupaten, para camat, dan sejumlah pejabat daerah.

ADV-PPID

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Erwin Burase Pastikan Penanganan Korban Pohon Tumbang Berjalan

12 April 2026 - 22:15 WITA

Erwin Burase Pastikan Penanganan Korban Pohon Tumbang Berjalan

Imelda Tekankan Pencegahan Stunting Dimulai dari Masa Kehamilan

10 Maret 2026 - 22:01 WITA

Wawali Imelda Tekankan Perhatian pada Ibu Hamil

Program BERANI Sehat Sudah Layani 141 Ribu Warga Sulawesi Tengah

11 Februari 2026 - 10:16 WITA

Wakil Gubernur Sulteng Reny Lamadjido saat mengecek data layanan kesehatan gratis Program BERANI Sehat oleh pemerintah daerah Sulawesi Tengah di fasilitas kesehatan.

Kota Palu Raih UHC Award 2026 Kategori Madya

28 Januari 2026 - 08:01 WITA

Wakil Wali Kota Palu menerima penghargaan UHC Award 2026

RSUD Anutapura Palu Luncurkan Bedah Retina, Kini Tak Perlu Rujukan ke Luar Daerah

5 Januari 2026 - 15:10 WITA

Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, secara simbolis meresmikan Layanan Bedah Retina pertama di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang diluncurkan RSUD Anutapura Palu, Senin (05/01/2026).

Pemkab Parigi Moutong Intensifkan Edukasi Tunda Usia Perkawinan Remaja

16 November 2025 - 16:59 WITA

Pemateri berdiri di depan kelas memberikan edukasi kesehatan reproduksi kepada siswa SMA yang duduk berhadapan menghadap layar presentasi.
Trending di Kesehatan