Menu

Mode Gelap

Kriminal & Hukum · 30 Agu 2025 15:47 WITA ·

Anwar Hafid: Hukum Harus Hadir untuk Kesejahteraan

badge-check

Redaksi


 Gubernur Sulteng Anwar Hafid. Foto: Tim Media Gubernur Sulteng Perbesar

Gubernur Sulteng Anwar Hafid. Foto: Tim Media Gubernur Sulteng

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan perlunya kejelasan kewenangan pemerintah daerah dalam menjaga dan mengawasi pemanfaatan sumber daya alam (SDA). Hal ini disampaikan Anwar saat menghadiri Seminar Nasional Dies Natalis ke-44 Fakultas Hukum Universitas Tadulako (Untad) di Palu, Sabtu (30/8/2025).

Dalam kegiatan bertema “Transformasi Hukum, Menjaga Warisan, Menjawab Tantangan Global” itu, Anwar mengatakan hukum harus hadir sebagai panglima untuk memastikan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau hukum hadir, kesejahteraan akan nyata. Tetapi jika hukum lemah, kesejahteraan masih jauh dari harapan,” ujarnya.

Anwar mengkritisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang menarik sejumlah kewenangan daerah ke pemerintah pusat, termasuk dalam sektor pertambangan. Menurutnya, kebijakan tersebut kerap menimbulkan salah persepsi di masyarakat.

“Banjir, longsor, semua dituding ke Gubernur atau Bupati. Padahal penyebabnya banyak yang berkaitan dengan pertambangan yang justru menjadi kewenangan pusat. Kami tidak menuntut izin dikembalikan, tetapi tolong beri kewenangan pengawasan yang jelas,” kata Anwar.

Meski kewenangan terbatas, Anwar menyatakan tetap menggunakan peran sebagai wakil pemerintah pusat di daerah untuk mengawasi pertambangan.

Ia mencontohkan saat menjadi Bupati Morowali, dirinya pernah mencabut 125 izin tambang.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan hasil tambang untuk pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Menurutnya, perusahaan wajib menyalurkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang nyata, khususnya untuk pendidikan.

“Oke, SDA bisa habis, tetapi harus disisakan SDM yang tangguh. Saya sudah membuka jalur kerja sama dengan PNUP, ITB, UGM, dan kampus lain agar anak-anak Sulawesi Tengah bisa belajar pertambangan dan metalurgi,” ucapnya.

Rektor Untad, Prof. Amar, menyatakan dukungan terhadap program Berani Cerdas yang digagas Gubernur Anwar.

Ia menyebut program tersebut memberi peluang besar bagi mahasiswa Sulawesi Tengah melalui beasiswa.

“Pak Gubernur memberi beasiswa hingga 80 ribu mahasiswa. Ini langkah berani yang sangat berarti bagi generasi muda kita,” ujarnya.

Selain itu, Fakultas Hukum Untad juga tengah menyiapkan pembukaan program studi doktoral (S3) dan Lembaga Sertifikasi Profesi agar lulusan tidak hanya berbekal ijazah, tetapi juga memiliki sertifikat kompetensi.

ADV-PPID 

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

2.503 Warga Binaan di Sulteng Terima Remisi HUT ke-80 RI

17 Agustus 2025 - 19:55 WITA

Wartawan Media Alkhairaat Diintimidasi Usai Berita PETI di Poboya

16 Agustus 2025 - 11:02 WITA

Operasi Patuh Mulai 14 Juli, Polisi Imbau Pengendara Tertib Berlalu Lintas

12 Juli 2025 - 09:43 WITA

Siswa Mengendarai Sepeda Motor ke Sekolah

Anwar Hafid: ASN Terlibat Narkoba? Tak Ada Rehabilitasi, Langsung Saya Pecat!

30 Juni 2025 - 21:22 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memberikan keterangan pers usai menghadiri pemusnahan 40 kilogram sabu di Mapolda Sulteng, Senin, 30 Juni 2025. Dalam pernyataannya, Anwar menegaskan ASN yang terlibat narkoba akan langsung dipecat tanpa rehabilitasi

Hadiri Pemusnahan 40 Kilogram Sabu, Anwar Hafid: Ini Bukan Lagi Isu, Ini Perang Total

30 Juni 2025 - 20:42 WITA

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid (tengah) bersama Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho dan jajaran Forkopimda menunjukkan barang bukti sabu seberat 40 kilogram dalam konferensi pers pengungkapan kasus narkotika di Mapolda Sulteng, Palu, Senin, 30 Juni 2025.

Gakkumhut Sita Excavator Tambang Emas Ilegal di Parigi Moutong

22 Juni 2025 - 19:21 WITA

Gakkumhut Sita Excavator Tambang Emas Ilegal di Parigi Moutong
Trending di Kriminal & Hukum