
ADV
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memaparkan perkembangan sejumlah program dalam 9 BERANI saat mengunjungi Desa Wombo Kalonggo, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Minggu (4/10/2026).
Anwar mengatakan program 9 BERANI telah berjalan hampir dua tahun dan terus diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Dalam kesempatan tersebut, Anwar menyebut program Berani Cerdas telah menjangkau sekitar 47 ribu siswa. Program itu menjadi salah satu upaya pemerintah provinsi dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Sulawesi Tengah.
Selain pendidikan, pemerintah juga menjalankan Berani Sehat. Menurut Anwar, sekitar 270 ribu masyarakat telah mendapatkan manfaat dari program tersebut.
Anwar mengatakan Berani Sehat ditujukan untuk membantu masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan, memiliki tunggakan iuran, atau belum terlayani dalam skema kepesertaan tertentu.
“Cukup dengan KTP,” kata Anwar saat menjelaskan kemudahan akses pelayanan kesehatan melalui program tersebut.
Menurut dia, pemerintah harus hadir untuk mengurangi beban masyarakat.
Pelayanan dasar, kata Anwar, tidak boleh hanya menjadi urusan administratif, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
Selain Berani Cerdas dan Berani Sehat, Anwar menyampaikan perkembangan Berani Lancar yang diarahkan untuk memperbaiki akses jalan dan jembatan di berbagai wilayah Sulawesi Tengah.
Anwar mengatakan keterbatasan kemampuan fiskal pemerintah daerah menjadi salah satu tantangan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur. Karena itu, pemerintah provinsi membantu pembangunan sejumlah ruas jalan dan jembatan yang dinilai penting bagi masyarakat.
Kunjungan ke Jembatan Wombo Kalonggo menjadi salah satu bagian dari upaya tersebut. Jembatan itu dinilai memiliki fungsi penting dalam menghubungkan sejumlah desa dan mendukung aktivitas masyarakat.
Anwar mengatakan pembangunan infrastruktur harus dilihat dari manfaatnya bagi warga.
Jalan dan jembatan, menurut dia, bukan hanya bagian dari pembangunan fisik, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pelayanan pemerintah.
Ia meminta jajaran pemerintah terus memastikan program-program yang masuk dalam 9 BERANI berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Pemimpin itu harus mengurangi beban masyarakat,” ujar Anwar.
Anwar juga meminta masyarakat menyampaikan persoalan yang dihadapi di lapangan agar pemerintah dapat menindaklanjutinya melalui program yang tersedia.
ADV-PPID








