Pemerintah Kota Palu mendorong komunitas amatir radio untuk terus memperkuat kapasitas dan perannya dalam mendukung komunikasi masyarakat, termasuk saat terjadi kondisi kedaruratan dan bencana.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosantik) Kota Palu, Muhammad Akhir Armansyah, saat mewakili Wali Kota Palu membuka Palu Amateur Radio Festival 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Palu tersebut berlangsung selama dua hari, 25–26 September 2026, dalam rangka memeriahkan HUT ke-48 Kota Palu sekaligus memperingati Hari Bakti Postel ke-81 Tahun 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Akhir Armansyah menyampaikan apresiasi dan penghargaan Pemerintah Kota Palu kepada ORARI Lokal Palu yang telah menggagas dan melaksanakan kegiatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kota Palu, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada ORARI Lokal Palu yang telah menggagas dan melaksanakan kegiatan ini,” ujar Akhir.
Menurut dia, Palu Amateur Radio Festival tidak sekadar menjadi ajang berkumpulnya para penggemar komunikasi radio. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat mengenai peran amatir radio dalam kehidupan sosial dan kemanusiaan.
Perkembangan teknologi komunikasi yang semakin cepat, kata Akhir, telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat. Namun, komunikasi radio tetap memiliki nilai dan peran tersendiri.
“Amatir radio tidak hanya berbicara tentang perangkat, frekuensi, dan kemampuan berkomunikasi, tetapi juga tentang keterampilan, kedisiplinan, persaudaraan, pengabdian, dan kesiapsiagaan,” kata Akhir.
Lebih lanjut, Akhir menekankan pentingnya keberadaan komunitas amatir radio bagi Kota Palu yang memiliki pengalaman dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan dan bencana.
Dalam situasi tertentu ketika jaringan komunikasi konvensional mengalami gangguan, kemampuan komunikasi alternatif dapat menjadi sangat penting.
“Kita tentu menyadari bahwa Kota Palu merupakan wilayah yang memiliki pengalaman dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan dan bencana. Dalam situasi tertentu, ketika jaringan komunikasi konvensional mengalami gangguan, kemampuan komunikasi alternatif dapat menjadi sangat penting,” jelas Akhir.
Karena itu, komunitas amatir radio yang memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan mendukung komunikasi kebencanaan dinilai merupakan potensi yang perlu terus dikembangkan.
Pemerintah Kota Palu berharap ORARI Lokal Palu dapat terus mengambil bagian dalam membangun kapasitas masyarakat, khususnya generasi muda, agar memahami pentingnya komunikasi yang bertanggung jawab, tertib, dan memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat.
Melalui Palu Amateur Radio Festival 2026, Akhir juga berharap semakin banyak kegiatan edukatif yang dapat memperkenalkan dunia amatir radio kepada generasi muda.
“Jadikan festival ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi maupun unjuk kemampuan, tetapi juga sebagai sarana berbagi pengalaman, memperluas jejaring, dan menanamkan semangat pengabdian,” tutur Akhir.
Dalam festival tersebut, ORARI Lokal Palu menggelar dua lomba, yakni Slalom Test dan ARDF Mobile, yang diikuti peserta dari wilayah Kota Palu dan daerah lainnya di Sulawesi Tengah.
Peringatan Hari Bakti Postel ke-81 Tahun 2026, lanjut Akhir, hendaknya menjadi momentum untuk kembali mengingat pentingnya komunikasi dan informasi dalam mendukung pembangunan.
Secara nasional, rangkaian Hari Bakti Postel ke-81 Tahun 2026 juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi dan kontribusi insan pos, telekomunikasi, serta ekosistem digital bagi masyarakat dan pembangunan. Hal ini sejalan dengan rangkaian kegiatan Hari Bakti Postel ke-81 yang digelar secara nasional pada 2026.
“Kemajuan sebuah daerah tidak hanya membutuhkan infrastruktur fisik, tetapi juga membutuhkan sistem komunikasi yang kuat, sumber daya manusia yang kompeten, serta masyarakat yang mampu memanfaatkan teknologi secara positif dan bertanggung jawab,” ungkap Akhir.
Pemerintah Kota Palu, kata Akhir, menyambut baik setiap inisiatif masyarakat yang dapat memperkuat kolaborasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memberikan manfaat nyata bagi daerah.
Akhir berharap seluruh rangkaian Palu Amateur Radio Festival 2026 dapat berlangsung dengan baik, aman, tertib, serta memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta.
“Kepada seluruh peserta, saya berpesan agar menjadikan festival ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta mempererat persaudaraan di antara sesama insan amatir radio,” pesan Akhir.
Ia juga berharap kegiatan tersebut sukses dan memberikan manfaat bagi perkembangan komunikasi radio, masyarakat, serta pembangunan Kota Palu.
Palu Amateur Radio Festival 2026 menjadi salah satu bagian dari semarak peringatan HUT ke-48 Kota Palu yang sekaligus mempertemukan unsur pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam semangat kolaborasi melalui bidang komunikasi dan teknologi.
ADV-PPID








